Maulana, Indra
Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran Kampus Garut

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN DEPRESI LANSIA PENDERITA REMATIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAROGONG KABUPATEN GARUT Maulana, Indra
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.083 KB) | DOI: 10.36465/jkbth.v18i1.301

Abstract

Masalah kesehatan kronis atau penyakit yang sering dijumpai pada lansia antara lain gangguan persendian (artritis, gout dan penyakit kolagen) sirkulasi darah (hipertensi, kelainan pembuluh darah, gangguan pembuluh darah di otak dan ginjal), gangguan metabolisme hormonal (diabetes mellitus, klimakterium dan ketidakseimbangan tiroid), dan berbagai macam neoplasma. Dari berbagai masalah kesehatan itu ternyata gangguan kardiovaskuler menempati urutan pertama dalam pola penyakit masyarakat usia >55 tahun (Household Survey on Health, Dept. Of Health, 1996). Dan Rematik merupakan ancaman terbesar kesehatan lansia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah insidensi penyakit Arthritis pada lansia, salah satunya Rematik. Selain berdampak pada gangguan fisik, Rematik juga mengakibatkan ganguan psikis pada penderitanya, diantaranya depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tingkat depresi lansia penderita Rematik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sample yang diambil berjumlah 30 orang dengan cara pengambilan sample menggunakan metode total sampling. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa lansia dengan kategori tidak depresi sebanyak 47%, depresi ringan 40%, depresi sedang 13%, dan depresi berat 0%. Variasi tingkat depresi lansia tidak terlepas dari persepsi masing-masing lansia terhadap penyakit yang dideritanya. Namun tingkat depresi ini harus diperhatikan mengingat kasus depresi dapat membawa penderitanya ke dalam gangguan jiwa yang lebih berat. Yang berakhir pada penurunan kualitas hidup lansia penderita Rematik.Untuk menangani masalah tingkat depresi lansia penderita Rematik perlu adanya peningkatan kegiatan perawatan lansia di Puskesmas baik promotof, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan melibatkan keluarga.