Skizofrenia merupakan jenis gangguan psikotik yang sering terjadi di masyarakat terutama dari golongan sosial ekonomi rendah. Pasien dengan skizofrenia diperkirakan akan kambuh 50 % pada tahun pertama, 70 % pada tahun kedua. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyebab kambuh ini adalah keluarga yang tidak tahu cara menangani perilaku klien di rumah. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran pengetahuan keluarga pasien skizofrenia tentang faktor-faktor yang menyebabkan kekambuhan. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga pasien skizofrenia yang datang ke Poliklinik JIwa RS dr. Slamet Garut dimana pasien minimal sudah dirawat 2 kali di Rumah Sakit adapun jumlah populasi adalah 67 % x 444 orang dari kunjungan pasien yang datang ke Poliklinik sebesar 297 orang (dimana 67  % adalah jumlah pasien lama, 444 adalah jumlah kunjungan pasien dalam 1 bulan ke Poliklinik RS dr. Slamet Garut) Jenis penelitian ini adalah deskritif dengan tehnik analisis menggunakan rumus prosentase. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan cara pengisian kusioner oleh responden yang berjumlah 30 keluarga. Setiap kusioner diisi oleh salah satu anggota keluarga yang dipilih sesuai dengan kriteria sampel. Bentuk kusioner berupa multi coice pilihan A, B, C, D, E.Pengambilan sampel dari penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling. Kriteria sampel adalah sebagai berikut : Berumur minimal ada pada tahap usia dewasa awal, Tidak sedang mengalami gangguan jiwa, Bersedia menjadi responden. Adapun besarnya sampel dalam penelitian ini adalah : Biasanya sampel diambil 10 % - 15 % (Arikunto, 2008). Jumlah sampel dalam penelitian ini diambil 10 % dari 297 orang, jadi jumlah sampel 10 % x 297 orang = 30 orang Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran pengetahuan keluarga pasien skizofrenia tentang faktor-faktor yang menyebabkan kambuh secara keseluruhan pada klien skizofrenia hampir setengahnya (33 %) adalah kurang. Berdasarkan sub variabel diperoleh hasilsebagai berikut : Pengetahuan keluarga tentang penyebab kambuh dari faktor pasien sebagain besar responden memiliki pengetahuan yang kurang baik (67 %), pengetahuan keluarga tentang penyebab kambuh dari faktor obat sebagain besar responden memiliki pengetahuan yang kurang baik (37 %), pengetahuan keluarga tentang penyebab kambuh dari faktor keluarga hamper setengahnya responden memiliki pengetahuan yang kurang baik (30 %), pengetahuan keluarga tentang penyebab kambuh dari faktor lingkungan sebagain besar responden memiliki pengetahuan yang kurang baik (63 %).Berdasarkan hasil penelitian tersebut kepada perawat kesehatan jiwa diharapkan untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan keluarga melalui program penyuluhan keluarga dilakuakn sejak awal masuk ruang perawatan baik secara individual maupun secara kelompok atau dengan kunjungan rumah berupa diskusi atau komunikasi antara anggota keluarga Kata  Kata Kunci : Pengetahuan Keluarga, Pasien Skizofrenia, Faktor-faktor Yang Menyebabkan Kekambuhan