Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PELATIHAN TEKNIS DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN SABUN CUCI DENGAN MEMANFAATKAN MINYAK GORENG BEKAS (JELANTAH) PADA IBU-IBU PKK DI KOTA SURAKARTA Murni Sulistyowati; Nunuk Herawati; Nuryati Nuryati
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2022): BUDIMAS : VOL. 04 NO. 02, 2022
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v4i2.6212

Abstract

Tim Pengabdian Kepada Masyarakat pada kesempatan ini mengangkat topik Pelatihan Teknis dan Pendampingan Pembuatan Sabun Cuci Dengan Memanfaatkan Minyak Goreng Bekas (Jelantah) pada Ibu-ibu PKK di Kota Surakarta, melalui topik ini Tim kami bertujuan memberikan penyuluhan dan pelatihan teknis serta pendampingan pada ibu-ibu PKK di Surakarta mengenai bagaimana meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomis melalui pemanfaatan limbah minyak goreng ( jelantah) yang melimpah di dapur menjadi sabun cuci yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian ini adalah metode ceramah /penyuluhan mengenai bahaya lemak jenuh yang berisiko pada gangguan kesehatan serta pelatihan teknis bagaimana mengubah nilai guna dan nilai ekonomis limbah minyak goreng (jelantah) melalui pembuatan / pengolahan sederhana menjadi sabun cuci dan pendampingan dalam pengemasan dan pemasarannya..Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah Ibu-ibu bisa membuat sabun cuci dari limbah minyak goreng (jelantah) dan mampu memasarkan produk olahan rumah tangga ini menjadi komoditi yang layak jual dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Target setelah dilaksanakan pelatihan cukup menggembirakan 70% tujuan pelatihan tercapai dan sisanya perlu ditindak lanjuti dengan pendampingan untuk Pengabdian Kepada Masyarakat berikutnya. Kata kunci : Jelantah, proses pengolahan, sabun cuci Abstract The Devotion to the Community Team on this occasion raised the topic of Technical Training and Assistancein making laundry soap by using used cooking oil for Family Welfare community in Surakarta and aims to provide counseling and technical training as well as assistance to Family Welfare Community in Surakarta on how to increase use value and economic value through the use of cookingoil waste into environmetally friendly laundry soap. The method used in this Devotion activity is the lecture method about the dangers of saturated fats are at risk for health problems as well and technical training on how to make laundry soap from cooking oil waste and marketing processed household product into products that are worth selling and can increase family income and develop into a promising business in the future. The target after the training is quite encouraging 70% of the training objectives are achieved and the rest needs to be followed up with mentoring for subsequent Community Service. Keywords : Waste cooking oil, processing , washing soap
PENGARUH PENGETAHUAN PERPAJAKAN, KESADARAN WAJIB PAJAK, SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN MODERN, TAX AMNESTY DAN SANKSI PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi Kasus pada KPP Pratama Surakarta) Murni Sulistyowati; Nuryati Nuryati
Jurnal Akuntansi dan Pajak Vol 24, No 2 (2024): JAP : Vol. 24, No. 2, Agustus 2023 - Januari 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jap.v24i2.12489

Abstract

This study aims to provide empirical evidence that variables Knowledge Taxation, Taxpayer Awareness, Modern Tax Administration System, Tax Amnesty And Tax Sanctions have a positive significant effect on Personal Taxpayer Compliance (Case Study on KPP Pratama Surakarta). The population in this study are all individual taxpayers as much 104.192. Sampling in this research use Accidental Sampling 100 respondents. The results of the analysis test show that Tax Knowledge, Taxpayer Awareness, Modern Tax Administration System, Tax Amnesty and Tax Sanction have positive and significant impact on Personal Taxpayer Compliance..The result of R2 test shows the variable of Tax Knowledge Influence, Taxpayer Awareness, Modern Tax Administration System, Tax Amnesty and Tax Sanction able to explain 93,4% to variable of Personal Taxpayer Compliance while others equal to 6,6% explained by other variable outside research model.
Pengaruh Faktor Internal Dan Faktor Eksternal Terhadap Kinerja Pedagang Kaki Lima Melalui Orientasi Kewirausahaan di Tawangmangu Karanganyar Jawa Tengah Nuryati .; Endang Sri Suwarni
EKUILIBRIUM : JURNAL ILMIAH BIDANG ILMU EKONOMI Vol 12 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ekuilibrium.v12i1.2017.pp1 - 16

Abstract

The aim of research to examine the influence of internal factors and external factors on the performance of vendors through entrepreneurial orientation in Tawangmangu Karanganyar regency, Central Java. This study took a sample of street vendors in Karanganyar, Central Java Tawangmangu some 150 street vendors. This study use path analysis. Hypothesis test results show that internal factors and external factors influence the entrepreneurial orientation and performance of vendors Entrepreneurial orientation does not affect the performance of street vendors. The variable external factors more effectively the performance of vendors without going through orientansi entrepreneurship.
Sosialisasi Sertifikasi Halal Pada Kelompok Usaha Bersama (Kube) Kamboja Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Murni Sulistyowati; Nuryati Nuryati; Dian Nurmastuti; Endang Brotojoyo
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2243

Abstract

Produk halal bagi Masyarakat Indonesia yang dikenal sebaga negara dengan populasi muslim terbesar di dunia merupakan sebuah kebutuhan.dan Pemerintah mendukung melalui jaminan produk halal yang mencakup banyak aspek bukan hanya makana minuman tetapi juga produk lain seperti kosmetik, obat-obatan, fashion, pariwisata, keuangan dan lain-lain.Jaminan produk halal memberikan ketentraman batin bagi orang yang mengonsumsinya. Setelah  melalui rangksin proses  audit  panjang  yang dilakukan  mencakup pemeriksaan data yang diajukan , pemeriksaan proses produksi, pemeriksaan laboratorium, pengemasan, penyimpanan, distribusi dan transportasi, pemasaran, ,penyajian hingga penetapan sertifikasi halal dengan pencantuman label/logo halal pada setiap produk. Sertifikasi halal menjadi  salah satu aspek penting pengembangan usaha, khususnya usaha makanan minuman, seperti para pelaku usaha KUBE Kamboja yang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait pentingnya sertifikasi halal, prosedur pengajuan, serta manfaat yang dapat diperoleh dari kepemilikan sertifikat halal bagi kelangsungan dan pengembangan usahanya, Tim kami tergerak turun tangan untuk memberiakn sosialisasi sertifikasi halal melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan metode ceramah, tanya jawab dan pendampingan yang disambut antusias oleh peserta. Kegiatan ini memberi kontribusi dan dampak positif dalam menanamkan dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta pentingnya sertifikasi halal atas produknya  dan prosedur pengajuan sertifikasi halal hingga mendapatkan label halal.
Sosialisasi Sertifikasi Halal Pada Kelompok Usaha Bersama (Kube) Kamboja Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Murni Sulistyowati; Nuryati Nuryati; Dian Nurmastuti; Endang Brotojoyo
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2243

Abstract

Produk halal bagi Masyarakat Indonesia yang dikenal sebaga negara dengan populasi muslim terbesar di dunia merupakan sebuah kebutuhan.dan Pemerintah mendukung melalui jaminan produk halal yang mencakup banyak aspek bukan hanya makana minuman tetapi juga produk lain seperti kosmetik, obat-obatan, fashion, pariwisata, keuangan dan lain-lain.Jaminan produk halal memberikan ketentraman batin bagi orang yang mengonsumsinya. Setelah  melalui rangksin proses  audit  panjang  yang dilakukan  mencakup pemeriksaan data yang diajukan , pemeriksaan proses produksi, pemeriksaan laboratorium, pengemasan, penyimpanan, distribusi dan transportasi, pemasaran, ,penyajian hingga penetapan sertifikasi halal dengan pencantuman label/logo halal pada setiap produk. Sertifikasi halal menjadi  salah satu aspek penting pengembangan usaha, khususnya usaha makanan minuman, seperti para pelaku usaha KUBE Kamboja yang memiliki keterbatasan pengetahuan terkait pentingnya sertifikasi halal, prosedur pengajuan, serta manfaat yang dapat diperoleh dari kepemilikan sertifikat halal bagi kelangsungan dan pengembangan usahanya, Tim kami tergerak turun tangan untuk memberiakn sosialisasi sertifikasi halal melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan metode ceramah, tanya jawab dan pendampingan yang disambut antusias oleh peserta. Kegiatan ini memberi kontribusi dan dampak positif dalam menanamkan dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta pentingnya sertifikasi halal atas produknya  dan prosedur pengajuan sertifikasi halal hingga mendapatkan label halal.