Amin, Mukayat Al
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Muhammadiyah dalam Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial di Kota Blitar Jawa Timur Lestariningsih, Oegik Sri; Amin, Mukayat Al
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 Maret 2026 | IN PRESS
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v7i1.3186

Abstract

Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang memiliki peran strategis dalam pembangunan masyarakat Indonesia melalui berbagai amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif peran Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial di Kota Blitar, Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah di Kota Blitar berperan aktif melalui pendirian dan pengelolaan lembaga pendidikan formal dari tingkat dasar hingga menengah, penyediaan layanan kesehatan melalui Rumah Sakit Umum Aminah, serta pengelolaan panti asuhan sebagai bentuk kepedulian sosial. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa peran Muhammadiyah memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Blitar.
PENERAPAN TEKNOLOGI DI AIK DESIMINATIF: MENGOPTILMAKAN PROSES PENYEBARAN NILAI KEAGAMAAN Sahara, La; Amin, Mukayat Al
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9009

Abstract

The development of digital technology presents both challenges and opportunities in the dissemination of Al-Islam and Kemuhammadiyahan (AIK) values. This study aims to analyze the application of digital technology and to formulate an optimization model for disseminating AIK values that aligns with the characteristics of digital society. A qualitative case study approach was employed, with data collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation from institutions actively utilizing digital platforms. The findings indicate that effective dissemination of AIK values is achieved through an integrated multi-platform digital ecosystem rather than reliance on a single medium. Social media functions to expand outreach, application-based platforms facilitate personalized interaction, and long-form video channels support in-depth learning. The effectiveness of this strategy is strengthened by a hybrid team model that integrates religious expertise and digital literacy in content management and audience engagement. The study concludes that optimizing the dissemination of AIK values requires the integration of technology, layered content strategies, collaborative human resources, and interactive community-based approaches. These findings contribute a conceptual framework that may serve as a reference for educational and religious institutions in developing sustainable digital-based religious value dissemination. Perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan sekaligus peluang dalam diseminasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi digital serta merumuskan model optimalisasi diseminasi nilai AIK yang sesuai dengan karakteristik masyarakat digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan studi dokumentasi pada institusi yang aktif memanfaatkan platform digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diseminasi nilai AIK yang optimal dicapai melalui ekosistem digital multi-platform yang terintegrasi, bukan melalui satu media tunggal. Media sosial berperan dalam memperluas jangkauan, platform aplikasi mendukung interaksi personal, dan kanal video berdurasi panjang berfungsi untuk pendalaman materi. Keberhasilan strategi ini diperkuat oleh model tim hibrida yang mengombinasikan kompetensi keagamaan dan literasi digital dalam pengelolaan konten dan interaksi audiens. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi diseminasi nilai AIK memerlukan integrasi teknologi, strategi konten berlapis, kolaborasi sumber daya manusia, serta pendekatan komunitas yang interaktif. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual berupa kerangka strategis yang dapat dijadikan acuan bagi institusi pendidikan dan dakwah dalam mengembangkan diseminasi nilai keagamaan berbasis digital secara berkelanjutan.
MEMBUMIKAN NILAI-NILAI TAUHID PADA SISWA SMP IT Humaira, Husina; Amin, Mukayat Al
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.9693

Abstract

 Islamic education in contemporary Indonesia faces the critical challenge of bridging theological principles with practical implementation in students' daily lives. The cultivation of tauhid values represents a paramount objective in Islamic educational institutions, particularly in integrated Islamic schools that seek to harmonize religious instruction with holistic character development. This study examines the implementation of tauhid values in the quotidian practices of students at SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. As the fundamental tenet of Islamic faith, tauhid values necessitate internalization across all dimensions of students' existence, transcending mere cognitive comprehension to encompass practical embodiment in daily conduct. This study examines the implementation of tauhid values in the quotidian practices of students at SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. As the fundamental tenet of Islamic faith, tauhid values necessitate internalization across all dimensions of students' existence, transcending mere cognitive comprehension to encompass practical embodiment in daily conduct. Employing a qualitative research paradigm, this investigation utilizes descriptive methodology. Data acquisition was conducted through systematic observation, in-depth interviews with pedagogical staff, students, and school administrators, complemented by documentation of instructional activities. The findings reveal that SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe implements a comprehensive pedagogical framework for actualizing tauhid values through curricular integration, systematic habituation of religious observances, exemplary modeling by educators, and establishment of an Islamic milieu. The manifestation of tauhid values is evidenced in students' moral disposition, theological comprehension, and devotional comportment. Identified impediments encompass exogenous environmental factors, technological advancement, and habituation consistency. This research advocates for robust collaborative synergy among educational institutions, familial units, and community stakeholders in fostering sustainable cultivation of tauhid values. ABSTRAK Pendidikan Islam di Indonesia kontemporer menghadapi tantangan kritis dalam menjembatani prinsip-prinsip teologis dengan implementasi praktis dalam kehidupan sehari-hari siswa. Menanamkan nilai-nilai monoteisme merupakan tujuan penting di lembaga pendidikan Islam, khususnya di sekolah-sekolah Islam terpadu yang berupaya menyelaraskan pengajaran agama dengan pengembangan karakter holistik. Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai tauhid dalam praktik sehari-hari siswa di SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. Sebagai prinsip dasar agama Islam, nilai-nilai tauhid membutuhkan internalisasi di seluruh dimensi kehidupan siswa, melampaui  sekedar pemahaman kognitif semata hingga mencakup perwujudan praktis dalam perilaku sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai tauhid dalam kehidupan sehari-hari siswa di SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe. Nilai tauhid sebagai fondasi keimanan Islam perlu diinternalisasikan dalam setiap aspek kehidupan siswa, tidak hanya sebagai pengetahuan kognitif tetapi juga sebagai praktik keseharian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP IT Zurriyatul Qurani Almaarif Lhokseumawe menerapkan strategi holistik dalam membumikan nilai tauhid melalui integrasi kurikulum, pembiasaan kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan penciptaan lingkungan islami. Implementasi nilai tauhid tercermin dalam akhlak siswa, pemahaman keagamaan, serta perilaku ibadah sehari-hari. Tantangan yang dihadapi meliputi pengaruh lingkungan eksternal, perkembangan teknologi, dan konsistensi pembiasaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi yang kuat antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai tauhid secara berkelanjutan.