Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Logika Fuzzy Tsukamoto Sebagai Kendali Sistem Ruangan Inkubasi DOC Ayam Kampung Perdana, Muhammad Agung; Ikhsan, Muhammad
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol 9, No 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.61511

Abstract

Kemajuan teknologi di dunia elektronika dan pengendali sangatlah pesat sehingga manusia dapat meringankan pekerjaannya dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. Indonesia adalah salah satu negara yang penduduknya banyak berprofesi sebagai peternak, salah satunya adalah beternak ayam. Dalam pemeliharaan anak ayam diperlukan perawatan khusus dikarenakan anak ayam yang baru lahir rentan terkena penyakit sehingga melambat laju pertumbuhan dan stock ayam yang dihasilkan juga sedikit, dikarenakan induk ayam yang melakukan pengeraman mandiri. Maka dari itu diciptakan pemanas atau induk buatan untuk pemeliharaan anak ayam yang terpisah dari induknya, agar induknya dapat bertelur lebih cepat tanpa menunggu proses pengeraman telur. Dalam penelitian ini dibuat suatu sistem otomatisasi dan perancangan dalam menghasilkan sistem Ruangan Inkubasi DOC Ayam Kampung menggunakan metode Logika Fuzzy Tsukamoto, dimana ada salah satu faktor penting untuk mendapatkan kualitas terbaik adalah memperhatikan suhu ideal pada ruang pemanas DOC yaitu sekitar 32-35 C dan dilakukan percobaan selama 30 hari dengan tahap pengerjaan yaitu fuzzifikasi, inferensi, komposisi, dan defuzifikasi. Yang nilai derajat keanggotaannya adalah masukan dari sensor DHT 11 yaitu suhu serta kelembapan dan nilai derajat keanggotaan keluaran yaitu hidup dan mati komponen kipas serta lampu pijar. Serta dilakukan skenario pengujian pada alat sebanyak 10 kali dan alat tersebut mampu mengeluarkan respon yang sesuai dengan nilai keluaran.  
Implementasi Logika Fuzzy Tsukamoto Sebagai Kendali Sistem Ruangan Inkubasi DOC Ayam Kampung Perdana, Muhammad Agung; Ikhsan, Muhammad
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.61511

Abstract

Kemajuan teknologi di dunia elektronika dan pengendali sangatlah pesat sehingga manusia dapat meringankan pekerjaannya dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini. Indonesia adalah salah satu negara yang penduduknya banyak berprofesi sebagai peternak, salah satunya adalah beternak ayam. Dalam pemeliharaan anak ayam diperlukan perawatan khusus dikarenakan anak ayam yang baru lahir rentan terkena penyakit sehingga melambat laju pertumbuhan dan stock ayam yang dihasilkan juga sedikit, dikarenakan induk ayam yang melakukan pengeraman mandiri. Maka dari itu diciptakan pemanas atau induk buatan untuk pemeliharaan anak ayam yang terpisah dari induknya, agar induknya dapat bertelur lebih cepat tanpa menunggu proses pengeraman telur. Dalam penelitian ini dibuat suatu sistem otomatisasi dan perancangan dalam menghasilkan sistem Ruangan Inkubasi DOC Ayam Kampung menggunakan metode Logika Fuzzy Tsukamoto, dimana ada salah satu faktor penting untuk mendapatkan kualitas terbaik adalah memperhatikan suhu ideal pada ruang pemanas DOC yaitu sekitar 32-35 C dan dilakukan percobaan selama 30 hari dengan tahap pengerjaan yaitu fuzzifikasi, inferensi, komposisi, dan defuzifikasi. Yang nilai derajat keanggotaannya adalah masukan dari sensor DHT 11 yaitu suhu serta kelembapan dan nilai derajat keanggotaan keluaran yaitu hidup dan mati komponen kipas serta lampu pijar. Serta dilakukan skenario pengujian pada alat sebanyak 10 kali dan alat tersebut mampu mengeluarkan respon yang sesuai dengan nilai keluaran.  
Pain Management in Elderly with Herniated Disc: Exploring NSAID Options for Non-Surgical Treatment Pratama, Alfath Bagus; Nasution, Luthfi Umam Hakim; Pane, Baharudin Yusuf; Perdana, Muhammad Agung; Siregar, Moammer Saddam Syahputra; Simanjuntak, Samuel Manutur
eJournal Kedokteran Indonesia Vol. 13 No. 3 (2025): Vol. 13 No. 3 - Desember 2025
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23886/ejki.13.1191.1

Abstract

As global populations age, the demand for orthopedic surgery continues to rise, with low back pain (LBP)—particularly due to herniated nucleus pulposus (HNP)—being one of the most common reasons for consultation and surgical intervention. However, surgical decisions in elderly patients are often complex due to clinical risks and comorbidities. This review examines the role of pharmacologic therapy as a first-line conservative treatment for HNP in older adults, focusing on the efficacy and safety of nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), analgesics, opioids, antidepressants, anticonvulsants, and corticosteroid injections. NSAIDs such as ibuprofen, diclofenac, and etodolac are effective but pose risks of gastrointestinal, cardiovascular, and renal complications. Alternatives like paracetamol and metamizole offer better gastrointestinal tolerance, while tramadol is a preferred opioid because it carries a lower risk of dependence. Non-pharmacologic interventions—including physical therapy, acupuncture, moxibustion, and minimally invasive procedures like ozone chemonucleolysis—are also discussed as valuable adjuncts. While conservative management often results in significant symptom relief, prolonged reliance without timely surgical evaluation may lead to suboptimal outcomes. Therefore, a personalized, evidence-based approach that carefully balances risks and benefits is essential for optimizing outcomes and minimizing adverse effects in elderly patients with HNP.