Sugihartiningsih .
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PERAWATAN DEMAM PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI DESA BAKALAN BANJARSARI SURAKARTA ., Sugihartiningsih
PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Vol 9: September 2012 - Februari 2013
Publisher : PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Latar belakang. Demam biasanya terjadi akibat tubuh terpapar infeksi mikroorganisme (virus, bakteri, parasit). Demam juga bisa disebabkan oleh faktor non   infeksi   seperti   kompleks   imun,   atau   inflamasi   (peradangan)   lainnya. Penanganan  demam  dengan  dua  jalan  yaitu  dengan  cara  fisik  dan  juga  obat- obatan. Hasil pengamatan pendahuluan di Desa Bakalan Kadipiro Banjarsari Surakarta dengan jalan wawancara ada 5 orang ibu yang mempunyai anak usia 4-6 tahun yang pernah demam ditemukan 5 ibu tersebut dalam merawat anakn yang sedang demam pertama adalah mengompres anaknya yang sedang demam dengan kompres  dingin  dan  diletakkan  di  dahi  saja,  dan  juga  diberikan  obat  penurun panas berupa sirup penurun panas yang ada di warung-warung ataupun di apotik baru setelah 3 hari panas tidak turun baru diperiksakan ke dokter Tujuan. untuk  mengetahui  tingkat  pengetahuan  ibu tentang  perawatan  demam pada anak usia 4-6 tahun di Desa Bakalan Banjarsari Surakarta. Metodologi   penelitian. Metode   penelitian   menggunakan   diskriptif.   Teknik sampling   yang   digunakan   total   sampling berjumlah   31   ibu.   Instrument pengambilan data dengan kuesioner. Analisis data dengan analisis univariat Hasil penelitian. karakteristik  responden yaitu umur responden terbanyak pada umur 20 – 35 tahun 19 responden (61,3 %), tingkat pendidikan terbanyak yang ditempuh responden adalah SMA 11 responden (35,5 %) dan pekerjaan yang ditekuni oleh responden terbanyaka dalah swasta 11 responden (35,5 %). Tingkat pengetahuan ibu dalam merawat anak demam di Desa Bakalan ternyata terbanyak pada kategori cukup 19 responden (61,3 %) Kesimpulan. Gambaran dari tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan demam pada anak usia 4-6 tahun masih kebanyakan pada kategori cukup.   Kata kunci : Pengetahuan, Perawatan Demam, Anak Usia 4-6 Tahun
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 3-5 TAHUN DI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI DESA BANYUURIP KECAMATAN KLEGO KABUPATEN BOYOLALI Hantoko, Tri Yudhi; ., Sugihartiningsih
PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Vol 10: September 2013 - Februari 2014
Publisher : PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Background. The problem of malnutrition among children under five is now found in many developing countries, including Indonesia, is currently estimated to half the 100 million people of Indonesia or malnourished, but realized that nutritional factors can determine the quality of the nation. From the results of the preliminary survey the nutritional status nutritional status of children aged 3-5 years in Early Childhood Education (ECD) Banyuurip Village District Klego Boyolali when seen through nutritional status in terms of WHO-NCHS anthropometric assessment on the status of children get 70% normal and 30 % child malnutrition status. Objective. To determine the relationship between maternal education level with the nutritional status of children aged 3-5 years in Early Childhood Education (ECD) Banyuurip Village District Klego Boyolali. Research Methods. This study used a descriptive quantitative research study with the method of correlation with cross-sectional research design to obtain the relationship between the level of education Mother with child nutritional status aged 3-5 years. Sempel data from as many as 30 children. The variables studied were the level of maternal education and child nutritional status, and analyzed with a computer program SPSS. Results. The results of research show that there is a relationship between the level of maternal education with childrens nutritional status (p = 0.026). Level of closeness of the relationship between the two variables were moderate (p = 0.406) and berbading him straight. The higher the mothers education, the better the nutritional status of children aged 3-5 years who study in Early Childhood Education (ECD) Banyuurip Village District Klego Boyolali. Relationship ) of 0.406between the two variables have a correlation coefficient ( with a significance or probability (p) of 0.026. P value <0.05 means that significant testing (H0 is rejected, Ha is accepted). Conclusion. There is a relationship between the level of maternal education and nutritional status of children. The higher the education the higher the mothers nutritional status. Keywords: child nutritional status, mothers education level
TUMBUH KEMBANG ANAK USIA PRA SEKOLAH ., Sugihartiningsih
PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI Vol 2: September 2007 - Januari 2008
Publisher : PROFESI || JURNAL KESEHATAN PROFESIONAL ISLAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pertumbuhan dan perkembangan merupakan proses yang terjadi pada setiap mahkluk hidup secara alamiah. Pertumbuhan akanmengalami perubahan secara fisik sedangkan perkembangan terjadi perubahan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks.Pada anak usia pra sekolah menurut S.Freud ( perkembnagan psikoseksual ) anak mengalami fase Falik, , menurut Erikson ( perkembnagan psikososial ) anak mengalami fase Inisiatif versus rasa bersalah, sedangkanmenurut Kohlberg (perkembnagan moral ) anak usia pra sekolah berada dalam tahap konvensional yang terjadi hingga usia 10 tahun. Hal ini sangat penting dan berpengaruh terhadap kwalitas dari setiap makhluk hidup, sehingga harus diperhatikan.Orang tua harus bijak dalam memberi penjelasan tentang hal ini sesuai dengankemampuan perkembangan kognitifnya agar anak mendapat pemahaman yang benar.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DENGAN KEPATUHAN MENGIKUTI KEGIATAN POSYANDU BALITA DI POSYANDU WIJAYA KUSUMA VI DESA JOMBOR KABUPATEN SEMARANG ., Sugihartiningsih; Vanara, Deni Sendi
JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN Vol 11 (2014): Media Publikasi Penelitian " MARET "
Publisher : JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Posyandu merupakan bagian dari pembangunan untuk mencapai keluarga kecil, bahagia dan sejahtera dilaksanakan oleh keluarga bersama dengan masyarakat dibawah bimbingan petugas kesehatan dari puskesmas setempat. Posyandu saat ini mempunyai nilai strategis untuk pengembangan sumber daya manusia sejak dini dalam rangka pembinaan perkembangan anak (child survival) yang ditujukan untuk menjaga kelangsungan hidup anak sejak janin dalam kandungan ibu sampai usia balita serta pembinaan perkembangan anak (child development) yang ditujukan untuk membina tumbuh kembang anak secara sempurna khususnya balita. Pada bulan November 2012 di Posyandu Wijaya Kusuma VI Desa Jombor Kabupaten Semarang diperoleh data terdapat 75 balita, sedangkan saat dilaksanakan kegiatan posyandu jumlah yang hadir hanya 19 balita. Pada tahun 2012 keikutsertaan balita dalam kegiatan posyandu terus mengalami peningkatan tetapi hanya beberapa balita saja yang aktif di setiap bulannya. Tujuan . Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kepatuhan mengikuti posyandu balita di Posyandu Wijaya Kusuma VI Desa Jombor Kabupaten Semarang. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian sebanyak 43 responden dengan teknik Probability Sampling. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil. Terdapat 9 responden (20,9%) mempunyai pengetahuan baik, 32 responden (74,4%) mempunyai pengetahuan cukup dan 2 responden (4,7%) mempunyai pengetahuan yang kurang. Sebanyak 34 responden (79,1%) responden patuh, 7 responden (16,3%) cukup patuh dan 2 responden (4,6%) kurang patuh mengikuti kegiatan posyandu. Hasil uji korelasi diperoleh nilairhitung = 0,539 dengan p = 0,000 (p < 0,05) Kesimpulan. Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada  hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan kepatuhan mengikuti kegiatan posyandu balita di Posyandu Wijaya Kusuma VI Desa Jombor Kabupaten Semarang.     Kata kunci :  Pengetahuan, Kepatuhan, Posyandu, Balita
PICTURE OF THE LEVEL KNOWLEDGE MOTHER ABOUT EDUCATION GAMES OF PRESCHOOL CHILDREN IN KINDERGARTEN AISYIYAH KARANGGAYAM SUMBER SIMO BOYOLALI Mar’ah, Sarifatul; ., Sugihartiningsih
JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN Vol 12 (2014): Media Publikasi Penelitian " SEPTEMBER "
Publisher : JURNAL PROFESI || MEDIA PUBLIKASI PENELITIAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education games is a game tool that can provide an optimal games functions and development of the children, where the children through it will always be able to develop their physical abilities, language, cognitive abilities, and social adaptation. The results of a preliminary study conducted in Kindergarten Aisyiyah Karanggayam Sumber Simo Boyolali about knowledge of mothers about education games for preschool children. From interviewing 8 mothers, founded 2 mothers knew nothing about education games, 3 mothers knew about education games, and 3 mothers hesitated when expressing types of educational games. The purpose of this study is to know the picture of the level of mother’s knowledge about education games of preschool children in Kindergarten Aisyiyah Karanggayam Sumber Simo Boyolali. This research was descriptive. The population in this research was all mothers had children school in Kindergarten Aisyiyah Karanggayam Sumber Simo Boyolali. The sample method was total sampling. The instrumen used questionnaire that identify the name, age, education, job, and question knowledge about education games. The results showed based on age can be the most dominant are in the age range 27-35 years as many as 20 respondents (66.7%). Mothers knowledge of educational games in preschool children most of the respondents have a good level of knowledge (60%), sufficient (30%), and less (10%). The conclusions in this study is knowledge of mother about education games for preschool children in Kindergarten Aisyiyah Karanggayam Sumber Simo Boyolali was good that percentage 60%.   Keywords: Knowledge, Education games