Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Pola Makan dan Pola Istirahat dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Passe, Rosita; Saleh, Syamsuryanita; Marwang, Sumarni
JURNAL KESEHATAN PRIMER Vol 9 No 2 (2024): JKP (Jurnal Kesehatan Primer)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31965/jkp.v9i2.1846

Abstract

Background: The developmental stage in adolescent girls is marked by menstruation, physical and emotional changes often occur before menstruation begins, this condition is usually called Premenstrual Syndrome (PMS). Objective: The aim of this research is to determine the relationship between eating patterns and rest patterns with the incidence of PMS in Level II D.III Midwifery Students at Megarezky University, Makassar. Method: This research uses an analytical observation method with a cross-sectional research approach. The sample used in this research was part of Level II female students, totaling 89 students. This sample collection technique uses probability sampling techniques including stratified random sampling techniques. Data analysis was carried out in SPSS using the Chi-Square statistical test. Results: The results of the research show that there is a relationship between eating habits and rest patterns and the incidence of PMS in Level II midwifery students of the DIII Midwifery Study Program with a p-value for eating habits > (0.003) > α (0.05) and a ρ-value for Rest Pattern (0.004) < α (0.05). It is hoped that the results of this research can deepen female students' understanding of PMS and help them maintain proper eating and resting habits.
Edukasi Kesehatan Tentang Pengenalan Organ Reproduksi Pada Remaja Dengan Menggunakan Media Audio Visual Passe, Rosita; Ikawati, Nurul; Sampara, Nurqalbi; Saleh, Syamsuryanita
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 1 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v1i1.13107

Abstract

Masa remaja atau juga disebut masa pubertas merupakan masa penghubung antara masa anak-anak dan dewasa. Masa pubertas yaitu seseorang dengan perkembangan seksual yang lebih matang. Artinya, anak laki-laki atau perempuan mengalami perubahan fisik yang membuat mereka mampu bereproduksi secara seksual. pengetahuan manusia diperoleh atau disalurkan melalui banyak indera sehingga semakin banyak panca indera yang digunakan maka semakin jelas pengetahuan yang diperoleh. Audio visual merupakan salah satu media yang menyajikan informasi atau pesan melalui dengar dan lihat. Tujuan pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat menjadi media untuk penyebaran informasi terkait Kesehatan reproduksi tentang organ reproduksi pada remaja. Mitra Pengabdian Masyarakat ini adalah SMA Negeri 18 Makassar. Metode kegiatan pengabdian ini yaitu pemberian penyuluhan tentang pengenalan organ reproduksi pada remaja. Kegiatan berlangsung selama 1 hari yang dilakukan pada hari senin tanggal 20 November 2023 pada pukul 10.00 Wita bertempat di SMA Negeri 18 Makassar. Hasil kegiatan menunjukan bahwa rata-rata skor pretes pengetahuan adalah 47.60 sementara pada saat postes meningkat menjadi 74.45. hal ini menunjukkan bahwa ada perubahan pengetahuan yang signifikan setelah kegiatan edukasi. Diperlukan edukasi yang berkelanjutan kepada remaja untuk menjaga kesehatan reproduksinya.
HUBUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL REMAJA Passe, Rosita; Saleh, Syamsuryanita; Ikawati, Nurul; Marwang, Sumarni Marwang
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7610

Abstract

Abstrak   Aktivitas seksual yang berisiko di kalangan remaja dapat membawa berbagai dampak negatif, terutama karena pada usia ini mereka sering kali belum memiliki pemahaman yang matang terhadap konsekuensi dari perilaku tersebut. Apabila seorang remaja berada dalam lingkaran pertemanan yang negatif, maka risiko untuk terlibat dalam perilaku menyimpang, termasuk aktivitas seksual yang dipicu oleh pengaruh media sosial dan konten pornografi, menjadi lebih tinggi.  Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja di SMAN 3 Jeneponto. Desain penelitian menggunakan desain analitik korelatif study dengan pendekatan cross  sectional.  Pengambilan  sampel  menggunakan stratified  random  sampling dengan  jumlah  sampel  sebanyak  76  siswa  di  SMAN  3  Jeneponto.  Data  dikumpulkan menggunakan kuesioner variable teman sebaya menggunakan skala gutman dengan masing-masing 10 pertanyaan. Data dianalisis menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil analisis Chi Square diperoleh nilai ρ=0,002<dari α=0,05, ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian ada hubungan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja.  Kesimpulan Ada hubungan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja. Disarankan kepada remaja agar dalam memilih teman sebaya pergaulan secara selektif, sehingga pergaulan remaja menjadi terjaga dan dapat menghindai dari perilaku seksual beresiko   Kata kunci : Teman Sebaya, Perilaku Seksual, Remaja
ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA USIA SUBUR Marwang, Sumarni; Passe, Rosita; Rismawati3, Rismawati
Jurnal Bidan Pintar Vol. 7 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v7i1.7614

Abstract

Abstrak Analisis faktor risiko terhadap masalah sistem reproduksi pada wanita usia subur mencakup berbagai faktor yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi, seperti gaya hidup tidak sehat, infeksi menular seksual (IMS), ketidakseimbangan hormonal, dan kondisi medis tertentu seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan endometriosis. Selain itu, faktor lingkungan, stres, dan paparan terhadap bahan kimia berbahaya juga turut berkontribusi pada gangguan sistem reproduksi. Pola makan yang tidak seimbang, obesitas, kebiasaan merokok, dan konsumsi alkohol dapat memperburuk kondisi tersebut. Pemahaman mengenai faktor-faktor risiko ini penting untuk pencegahan, deteksi dini, dan penanganan yang tepat guna menjaga kesehatan reproduksi wanita usia subur. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dimana pengukuran antara variabel independent dengan variabel dependent pada saat yang bersamaan. Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling disebut juga judgment sampling yaitu suatu teknik penetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai dengan yang dikehendaki peneliti (tujuan atau masalah dalam penelitian), sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi yang telah dikenal sebelumnya.   Kata kunci : Kesehatan Reproduksi, Status Gizi, Pola Hidup, Genetik