Rusli, Gideon
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Signifikansi Pengakuan Iman Rasuli Bagi Gereja Masa Kini Rusli, Gideon
LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta Vol 3, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Berea, Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37731/log.v3i1.69

Abstract

Artikel ini secara khusus akan membahas Pengakuan Iman Rasuli sebagai salah satu dari Pengakuan iman oikumenis bersama dengan Pengakuan Iman Nicea Konstantinopel dan pengakuan iman Athanasius. Menggunakan metode deskriptif dan studi pustaka, penelitian ini melihat sisi sejarah/historis dari Pengakuan Iman Rasuli dari abad awal sampai terbentuknya bentuk final. Selain itu, artikel ini membahas tentang sisi teologis dari setiap butir pengakuan Iman Rasuli. Pengakuan Iman Rasuli ini tidak lepas dari kontroversi tentang siapa penulis dan tentang keberagaman versi yang ditemukan, namun dapat dijelaskan dan dijawab dalam artikel ini. Artikel ini ditutup dengan signifikansi Pengakuan Iman Rasuli bagi kehidupan orang Kristen masa kini sebagai pengakuam iman kepada Allah dan sebagai benteng pertahanan iman menghadapi arus pengajaran yang beragam dan berpotensi membawa penyesatanKata Kunci : Historis, Teologis, Kontroversi, Signifikansi, Pengakuan Iman Rasuli
Krisis Identitas dalam Kekristenan Modern: Urgensi Kristologi sebagai Dasar Iman Kristen Kefas, Trio Klaudius; Rusli, Gideon
Sabda: Jurnal Teologi Kristen Vol 6, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55097/sabda.v6i2.294

Abstract

Kekristenan modern menghadapi krisis identitas spiritual yang serius, ditandai dengan kebingungan umat dalam memahami jati diri mereka di dalam Kristus. Fenomena ini bukan muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari infiltrasi sistematis nilai-nilai sekularisme, pluralisme, relativisme moral, dan hedonisme, yang menggeser pusat iman dari Kristus ke nilai-nilai duniawi. Akibatnya, banyak orang Kristen menjalani kehidupan rohani yang dangkal, kehilangan orientasi ilahi, dan mudah terombang-ambing oleh pemikiran zaman. Jurnal ini bertujuan menawarkan solusi teologis untuk krisis tersebut dengan mengangkat Kristologi, studi tentang pribadi dan karya Yesus Kristus, sebagai fondasi utama untuk membentuk kembali identitas iman Kristen. Melalui pendekatan kualitatif dengan kajian pustaka, artikel ini mengeksplorasi kesaksian Alkitab dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru yang menempatkan Kristus sebagai pusat narasi keselamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kristologi bukan hanya kerangka doktrinal, tetapi juga fondasi praktis dan normatif bagi etika, spiritualitas, dan arah hidup Kristen. Dengan menempatkan Kristus sebagai pusat iman dan kehidupan, umat percaya dapat menemukan kembali identitas rohani mereka yang sejati dan bertahan di tengah tekanan zaman yang terus berubah.