Fitriana 0811213028
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TRANSFROMASI POLA HUBUNGAN KERJA PETANI PADA SEKTOR PERTANIAN (Studi Kasus Pada Kelompok Petani di Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar) 0811213028, Fitriana
Jurnal Mahasiswa Sosiologi Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas tentang transformasi pola hubungan kerja pada sektor pertanian di Desa Ngreco Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana proses transformasi pola hubungan kerja petani dan untuk mengetahui ulasan atau latar belakang terjadinya perubahan pola hubungan kerja petani dalam rangka intensifikasi pertanian di Desa Ngreco. Penelitian ini menggunakan teori yang dikemukakan oleh Hayami dan Kikuchi yaitu tentang modernisasi pertanian. Dalam modernisasi pertanian, perubahan pada sektor pertanian diantaranya melalui berbagai proses yaitu pertumbuhan penduduk, teknologi baru yang menghemat lahan dan padat karya,  hak milik lahan dan ikatan kontrak antara petani. Perubahan tersebut kemudian menimbulkan adanya ketimpangan sosial dan stratifikasi sosial diantara petani. Teori tersebut digunakan untuk menganalisis transformasi pola hubungan kerja petani pada sektor pertanian dalam rangka intensifikasi pertanian di Desa Ngreco.   Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Jenis studi kasus yang digunakan adalah studi kasus intrinsik yaitu penelitian dilakukan karena keterikatan atau kepedulian pada suatu kasus khusus guna memahami secara utuh kasus tersebut. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya transformasi atau perubahan pada sektor pertanian di Desa Ngreco Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar digambarkan dengan kepemilikan lahan yang bergeser, alih fungsi lahan dan perubahan pola hubungan kerja yang terjadi diantara petani (petani pemilik, petani penggarap dan buruh tani). Selain itu perubahan juga terjadi pada sistem bagi hasil yaitu sistem mrotelu, sistem maro dan sistem ngedok tandur yang terjadi antara petani pemilik, petani penggarap dan buruh tani, sehingga bisa menimbulkan stratifikasi sosial dan ketimpangan sosial. Kata kunci: Transformasi pertanian, modernisasi pertanian, pola hubungan kerja.