Dipo Lokomotif Sidotopo Surabaya merupakan sarana untuk melakukanpemeliharaan serta pemeriksaan lokomotif untuk menarik rangkaian kereta api.Dalam rangka melindungi pekerjanya, perusahaan ini berusaha menjadikan SMK3fokus utama perusahan untuk menciptakan suasana kerja yang aman sertamencegah penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenerapan SMK3 dan faktor-faktor kegagalan yang terjadi pada proses perbaikanlokomotif menggunakan metode FMEA. Faktor-faktor kegagalan tersebutdiberikan penilaian severity, occurrence, dan detection. Tiga penilaian tersebutselanjutnya dilakukan perhitungan nilai RPN untuk mengurangi risiko mana yangmemiliki tingkat potensi paling tinggi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukanidentifikasi bahaya yang memiliki risiko paling tinggi adalah tersengat listrik,berinteraksi dengan pipa bersuhu tinggi, terkena cipratan minyak, keluarnya gasberbahaya serta berinteraksi dengan bahan yang mudah terbakar.