Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Etnomatematika pada Situs Purbakala Cipari Riadi, Taufik; Umbara, Uba
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.082.02

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur etnomatematika yang ada pada Situs Purbakala Cipari sehingga bisa dijadikan sebagai salah satu sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran matematika untuk menarik minat siswa dalam belajar, sehingga selain mendapatkan pembelajaran matematika juga mendapatkan wawasan mengenai budaya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang pada penelitian ini adalah beberapa orang yang terkait dengan Situs Purbakala Cipari dan untuk objek penelitian pada penelitian ini adalah objek-objek yang ada pada Situs Purbakala Cipari yang merupakan peninggalan sejarah ataupun objek lainnya yang berkaitan dengan Situs Purbakala Cipari. Instrumen peneitian yang digunakan yait panduan observasi dan panduan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis model Miles dan Huberman. Analisis data dalam penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada Situs Purbakala Cipari terdapat aktivitas fundamental matematis menurut Bishop terkecuali pada aspek bermain (playing) dan menghitung (counting). Aspek-aspek ersebut diantaranya yaitu 1) locating meliputi penentuan arah mata angin pada peti kubur batu dan penempatan batu menhir; 2) measuring meliputi pola-pola tertentu dan luas ukuran pada artefak peninggalan di situs Purbakala Cipari; 3) designing meliputi pembentukan kapak batu dan motif-motif yang ada pada artefak peninggalan; 4) explaining meliputi arti-arti dan maksud tertentu yang ada pada artefak peninggalan yang ada di Situs Purbakala Cipari.
Efektivitas Adsorben Karbon Dioksida Berdasarkan Kapasitas Adsorpsi, Waktu Tembus, dan Keamanan: Tinjauan Naratif Phalosa, Ghani; Riadi, Taufik; Syahputra, M. Keflin
Journal of Research and Education Chemistry Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jrec.2026.vol8(1).27321

Abstract

Carbon dioxide accumulation in enclosed environments is a critical challenge due to its direct impact on health, cognitive performance, and operational safety. Although various carbon dioxide sorbents have been developed, existing studies generally address sorption capacity, saturation time, or safety aspects separately, resulting in fragmented evidence and not yet providing comprehensive guidance for integrated performance assessment. This study aims to address this gap through a comparative and multidimensional evaluation of various carbon dioxide sorbents based on sorption capacity, saturation time, and safety aspects. The method used is a narrative literature review with systematic collection and comparative synthesis of reputable scientific publications discussing chemical reaction-based sorbents, such as soda lime, lithium hydroxide, and calcium hydroxide, as well as physical adsorption-based adsorbents, such as activated carbon, zeolites, and metal-organic frameworks. The analysis results indicate that chemical reaction-based sorbents generally have higher sorption capacity due to the rapid chemical reaction, but potentially experience shorter saturation times and operational risks related to exothermic reactions and the formation of byproducts. In contrast, physical adsorption-based adsorbents tend to exhibit more stable dynamic performance and better regeneration ability, despite their relatively moderate sorption capacity. It is concluded that sorption capacity alone is insufficient to predict operational effectiveness. This review offers a performance-tradeoff-based evaluation framework as a basis for selecting safer and more reliable carbon dioxide sorbents in enclosed environments.