Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Hukum Islam Dalam Tradisi Pernikahan Adat Di Ternate Satia, Satia
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-Mizan. Vol 10. No 01. ( 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana hukum Islam terintegrasi dalam pernikahan adat di Ternate serta bagaimana masyarakat merespons interaksi antara keduanya. Ternate, sebagai wilayah dengan mayoritas penduduk Muslim, memiliki tradisi pernikahan yang memadukan unsur adat dan ajaran Islam. Prosesi seperti Maso Minta, Dodengo, dan Akad Nikah menggambarkan adanya perpaduan antara kedua sistem tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum Islam menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan akad nikah, mahar, dan beberapa aspek lainnya, masih terdapat ketegangan dalam penerapan adat yang dianggap tidak sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, seperti dalam besaran mahar dan pemborosan pesta adat. Respons masyarakat terhadap integrasi ini bervariasi, dengan generasi muda lebih cenderung mendukung penyelarasan dengan nilai-nilai agama, sedangkan generasi lebih tua tetap mempertahankan elemen-elemen adat sebagai bagian dari identitas budaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hukum Islam dan adat pernikahan di Ternate dapat berjalan berdampingan jika ada kesadaran dan pemahaman yang lebih baik tentang nilai-nilai agama dan budaya lokal
Praktik Poligami di Maluku Utara: Perspektif Hukum Islam dan Hak Perempuan Satia, Satia
Al-Mizan: Jurnal Kajian Hukum dan Ekonomi Al-Mizan. Vol 10. No 02. ( 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Babussalam Sula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik poligami di Maluku Utara dari perspektif hukum Islam dan hak perempuan. Fenomena poligami di daerah ini dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, dan agama yang kuat, meskipun sering kali tidak memenuhi syarat-syarat keadilan dalam hukum Islam. Praktik poligami yang ada sering kali menimbulkan dampak negatif terhadap hak-hak ekonomi, sosial, dan psikologis perempuan, dengan banyak perempuan mengalami ketidakadilan dalam kehidupan sehari-hari. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis dokumen hukum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun poligami diperbolehkan dalam Islam, praktiknya di Maluku Utara sering kali tidak sesuai dengan prinsip keadilan dan perlindungan terhadap perempuan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang hukum Islam dan hak perempuan dalam konteks poligami