Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUDAYA ISLAMI PADA ANAK KELOMPOK B BUSTANUL ATHFAL ‘AISYIYAH JOMBOR KECAMATAN CEPER KABUPATEN KLATEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Lasmiyati, Hetti
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i2.4749

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan  budaya Islami bagi anak kelompok B di Bustanul Athfal ‘Aisyiyah Jombor Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten pada tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, bertempat di ABA Jombor Kecamatan Ceper  Kabupaten Klaten, tahun 2018. Subyek  dalam penelitian adalah kepala sekoalah dan Guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan  data menggunakan triangulasi, pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa : pengembangan  budaya Islami pada anak kelompok B di Bustanul Athfal ‘Aisyiyah sudah berkembang dengan baik berdasarkan pengamatan setiap hari, baik kegiatan di dalam kelas maupun diluar kelas. Bentuk pengembangan budaya Islami di sekolah antara lain pada setiap datang di sekolah selalu senyum, sapa, mengucapkan salam dan cium tangan pada semua guru, berdo’a  sebelum ikut kegiatan belajar di dalam kelas, dan mengikuti pelajaran yang disampaikan guru seperti membaca iqro’, menghafal rukun Islam, rukun iman  dengan nyanyian, menghafal nama-nama Malaikat dengan tepuk dan hafalan bacaan shalat”. Hambatan : karakteristik  dan potensi anak yang berbeda, momen yang terjadi di setiap hari yang berubah-ubah dan kemampuan guru yang berbeda-beda dalam mengelola situasi dan kondisi yang ada. Karakteristik dan potensi anak yang berbeda-beda, kemampuan  dalam mengelola situasi dan kondisi yang dimiliki setiap guru berbeda, ada yang menjadi hambatan lain dalam pengembangan budaya Islami, yaitu pengalaman anak yang berbeda di luar lingkungan sekolah, karena memiliki latar belakang keluarga dan  lingkungan yang berbeda, sehingga mempengaruhi perilaku anak. Kata Kunci: Pengembangan, Budaya, Islami
PENGEMBANGAN BUDAYA ISLAMI PADA ANAK KELOMPOK B BUSTANUL ATHFAL ‘AISYIYAH JOMBOR KECAMATAN CEPER KABUPATEN KLATEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Lasmiyati, Hetti
El-Hayah Vol. 9 No. 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19305/elha.v9i2.4749

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan  budaya Islami bagi anak kelompok B di Bustanul Athfal ‘Aisyiyah Jombor Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten pada tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, bertempat di ABA Jombor Kecamatan Ceper  Kabupaten Klaten, tahun 2018. Subyek  dalam penelitian adalah kepala sekoalah dan Guru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan  data menggunakan triangulasi, pengumpulan data, penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa : pengembangan  budaya Islami pada anak kelompok B di Bustanul Athfal ‘Aisyiyah sudah berkembang dengan baik berdasarkan pengamatan setiap hari, baik kegiatan di dalam kelas maupun diluar kelas. Bentuk pengembangan budaya Islami di sekolah antara lain pada setiap datang di sekolah selalu senyum, sapa, mengucapkan salam dan cium tangan pada semua guru, berdo’a  sebelum ikut kegiatan belajar di dalam kelas, dan mengikuti pelajaran yang disampaikan guru seperti membaca iqro’, menghafal rukun Islam, rukun iman  dengan nyanyian, menghafal nama-nama Malaikat dengan tepuk dan hafalan bacaan shalat”. Hambatan : karakteristik  dan potensi anak yang berbeda, momen yang terjadi di setiap hari yang berubah-ubah dan kemampuan guru yang berbeda-beda dalam mengelola situasi dan kondisi yang ada. Karakteristik dan potensi anak yang berbeda-beda, kemampuan  dalam mengelola situasi dan kondisi yang dimiliki setiap guru berbeda, ada yang menjadi hambatan lain dalam pengembangan budaya Islami, yaitu pengalaman anak yang berbeda di luar lingkungan sekolah, karena memiliki latar belakang keluarga dan  lingkungan yang berbeda, sehingga mempengaruhi perilaku anak. Kata Kunci: Pengembangan, Budaya, Islami