Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN GURU DALAM PENILAIAN AUTENTIK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 MASARAN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Mulyo, Slamet
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4740

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti; 2) Faktor pendukung dan penghambat manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti.Jenis penelitian ini kualitatif, bertempat di SMP N 2 Masaran Sragen. Subyek adalah guru PAI sedangkan informan meliputi Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif.Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) Manajemen Guru dilakukan dengan: a. Perencanaan melalui ulangan harian, UTS, dan UAS; b. Pelaksanaan evaluasi dianggap sukses jika memenuhi nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu 75; c.Evaluasi yang dilakukan dengan penilaian afektif, psikomotorik, dan aspek kognitif. 2) a. Faktor pendukung meliputi faktor internal dan eksternal. b. Faktor penghambat meliputi waktu yang kurang sehingga pelaksanaannya kurang maksimal, kondisi siswa yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda perlu adanya penanganan sesuai kebutuhan siswa, kompetensi guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran dalam pengunakan metode dan penggunaan IT yang kurang. 3) Solusi: melengkapi media yang belum berbasis IT, meningkatkan keseriusan pada jam formal meliputi kualitas guru, media guru, penambahan jam PAI diluar jam formal dan Kepala sekolah selaku orang yang bertanggung jawab  mengelola, merencakan dan melaksanakan administrasi tersebut di suatu sekolah  telah melaksanakan tugasnya dengan baik, Guru juga harus mengikuti penataran mengenai kurikulum 2013 dan selalu aktif mencari informasi terbaru mengenai penilaian autentik dalam pembelajaran tematik terpadu. Kata kunci : Manajemen Guru, Penilaian Autentik, Pendidikan Agama Islam, Budi Pekerti
MANAJEMEN GURU DALAM PENILAIAN AUTENTIK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 MASARAN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Mulyo, Slamet
El-Hayah Vol. 9 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19305/elha.v9i1.4740

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti; 2) Faktor pendukung dan penghambat manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti.Jenis penelitian ini kualitatif, bertempat di SMP N 2 Masaran Sragen. Subyek adalah guru PAI sedangkan informan meliputi Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif.Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) Manajemen Guru dilakukan dengan: a. Perencanaan melalui ulangan harian, UTS, dan UAS; b. Pelaksanaan evaluasi dianggap sukses jika memenuhi nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu 75; c.Evaluasi yang dilakukan dengan penilaian afektif, psikomotorik, dan aspek kognitif. 2) a. Faktor pendukung meliputi faktor internal dan eksternal. b. Faktor penghambat meliputi waktu yang kurang sehingga pelaksanaannya kurang maksimal, kondisi siswa yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda perlu adanya penanganan sesuai kebutuhan siswa, kompetensi guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran dalam pengunakan metode dan penggunaan IT yang kurang. 3) Solusi: melengkapi media yang belum berbasis IT, meningkatkan keseriusan pada jam formal meliputi kualitas guru, media guru, penambahan jam PAI diluar jam formal dan Kepala sekolah selaku orang yang bertanggung jawab  mengelola, merencakan dan melaksanakan administrasi tersebut di suatu sekolah  telah melaksanakan tugasnya dengan baik, Guru juga harus mengikuti penataran mengenai kurikulum 2013 dan selalu aktif mencari informasi terbaru mengenai penilaian autentik dalam pembelajaran tematik terpadu. Kata kunci : Manajemen Guru, Penilaian Autentik, Pendidikan Agama Islam, Budi Pekerti