Kurniasih, Meyta Dwi
Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Published : 13 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Exploring Math Anxiety Towards the Students’ Computer Self-Efficacy in Learning Mathematics Dilla Amelia Zay; Meyta Dwi Kurniasih
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.585 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i1.1621

Abstract

AbstrakDi tengah pandemi Covid-19, siswa dituntut menguasai penggunaan komputer dalam pembelajaran matematika daring. Tingkat efikasi diri yang tinggi dapat secara signifikan mengurangi kecemasan matematika siswa dan sebaliknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan matematis terhadap efikasi diri komputer dalam pembelajaran matematika, dan mengetahui hubungan antara kecemasan matematis terhadap efikasi diri komputer. Penelitian kuantitatif ini menggunakan survei untuk mengumpulkan data. Partisipan dipilih dengan menggunakan probability sampling. Angket berisi 25 soal juga diberikan kepada 200 siswa kelas 8 MTSN 7 Model Ciracas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator pada variabel kecemasan matematika menunjukkan skor rata-rata sedang dengan skor rata-rata tertinggi (3,14). Rata-rata efikasi diri komputer masih tergolong sedang dengan indikator tingkat besaran (????̅= 2,97) sebagai nilai rata-rata tertinggi. Nilai koefisien korelasi sebesar -0,193 menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dengan derajat korelasi yang dapat diabaikan. AbstractAmidst Covid-19 pandemic, students were required to master the use of computers in online mathematics learning. High level of self-efficacy could significantly reduce students’ math anxiety and vice versa. The purpose of this study was to determine the level of mathematical anxiety towards computer self-efficacy in learning mathematics, and investigate the relationship between mathematical anxiety towards computer self-efficacy. This quantitative study used survey to collect the data. The participants were selected by using a probability sampling. A questionnaire containing 25 questions were also given to 200 students in 8th grades at MTSN 7 Model Ciracas. The results revealed that all indicators in the mathematics anxiety variable showed a moderate average score with the highest average score (3.14). The average of computer self-efficacy was still moderate with a magnitude level indicator (????̅= 2,97) as the highest average value. The correlation coefficient value was -0.193 implying that there was a significantly negative relationship with a negligible degree of correlation.
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MAHASISWA CALON GURU Meyta Dwi Kurniasih
Euclid VOL 4, NO 2 (2017): EDISI JULI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.425 KB) | DOI: 10.33603/e.v4i2.417

Abstract

Mahasiswa calon guru adalah penerus dari mengajar di sekolah-sekolah. Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan peadagogik tetapi juga kemampuan matematika berpikir kritis. Atas dasar ini, perlunya upaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis calon guru melalui metode pembelajaran adalah metode inquiry. Penelitian yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka semester keempat Tahun Akademik 2015-2016. Metode yang digunakan adalah metode penyelidikan dengan rancangan langkah-langkah model siklus Kemmis dan Mc Taggart. Dengan ahap, yaitu perencanaan, perlakuan dan pengamatan, serta tahap terakhir refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis berbentuk uraian yang telah dilakukan validasi pakar dan validasi penalis sebelum diujikan. Setelah melakukan penelitian dengan penerapan metode penyelidikan, berdasarkan pengamatan, terlihat pada siklus pertama kegiatan belajar mahasiswa rata-rata 67,75, dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis mahasiswa adalah 48,46. Kegiatan belajar pada siklus II nilai rata-rata 83,10 dan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis 61,79. Peningkatan yang signifikan dalam aspek kognitif dan psikomotorik siswa. Oleh karena itu, metode inquiry telah berhasil diterapkan untuk meningkatkan guru keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada  mata kuliah Analisis Real. Kata kunci: Kemampuan Berpikir Kritis, Metode Inkuiri
Problem Based Learning Berbantu Media PhET Simulations untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Bella Shintia; Meyta Dwi Kurniasih
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiip.v6i9.2621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model Problem Based Learning berbantuan media PhET Simulations terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV di SD Negeri Srengseng Sawah 15. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan berjumlah 49 peserta didik kelas IV SDN Srengseng Sawah 15, peserta didik dari kelas IV-B berjumlah 25 dan peserta didik dari kelas IV-C berjumlah 24. Instrumen penelitian yang digunakan adalah test yang berjumlah 21 soal pilihan ganda untuk mengetahui hasil belajar peserta didik, instrumen yang digunakan telah dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Hipotesis data dalam penelitian ini menggunakan Uji-t. Hasil yang diperoleh yaitu    artinya terdapat perbedaan yang siginifikan antara kelas dengan menggunakan Model Problem Based Learning berbantuan Media PhET Simulations dan kelas dengan model konvensional terhadap hasil belajar matematika. Jika dilihat dari rata-rata hasil belajar matematika, nilai peserta didik kelas dengan Model Problem Based Learning berbantuan Media PhET Simulations lebih tinggi di bandingkan dengan kelas dengan menggunakan model konvensional.