Wiryawan, Bangkit Aditya
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIBALIK KEKALAHAN CALEG PEREMPUAN TETAP NYALEG: STUDI FENOMENOLOGIS CALEG KALAH DALAM PILEG Thufail, Divi Samagata Agripina; Wiryawan, bangkit Aditya
Journal of Politic and Government Studies Vol 14, No 1 (2025): Vol 14, No 1 : Periode Wisuda Januari 2025
Publisher : Journal of Politic and Government Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena caleg kalah perempuan yang tetap berpartisipasi dalam pileg periode berikutnya. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologis, penelitian ini berfokus pada pengalaman subjektif caleg yang mengalami kekalahan minimal tiga kali kalah. Tujuannya adalah untuk memahami latar belakang nyaleg lagi dan mengetahui bagaimana respons caleg terhadap kekalahan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan melibatkan caleg dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Kota Semarang, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Tegal, serta Partai Nasdem di Kabupaten Pemalang. Temuan menunjukkan bahwa benang merah latar belakang nyaleg adalah lingkungan/keluarga yang dekat dengan politik dan aktivitas sosial caleg kalah yang terbiasa dengan aktivitas partai politik. Meskipun begitu, terdapat variasi latar belakang nyaleg seperti latar belakang pengalaman, pemahaman, dan perekrutan. Money politics menjadi faktor signifikan yang memengaruhi hasil pemilu, baik sebagai hambatan maupun strategi yang digunakan oleh para caleg. Temuan menunjukkan bahwa money politics dilakukan dalam bentuk pemberian barang seperti kaos, jilbab, dan serangan fajar, baik oleh subjek penelitian maupun pesaingnya. Selain itu, respon caleg kalah ketika gagal dalam kontestasi pemilu adalah melakukan perubahan kognitif (Cognitive Change) atau melakukan perubahan berpikir, yakni mengubah pemikiran negatif menjadi pikiran yang lebih positif. Berbagai variasi respon yang ditemukan terdiri atas Situation Selection (Pemilihan Situasi), Situation Modification (Modifikasi Situasi), Attentional Deployment (Pengarahan Perhatian), dan Response Modulation (Pengaturan Respon).
Legal Governance for Extreme Poverty Reduction: Advancing Justice Through Participatory Public Policy Akbar, M. Yulian; Warsono, Hadi; Yuwono, Teguh; Wiryawan, Bangkit Aditya
Jurnal Hukum Vol 42, No 2 (2026): Jurnal Hukum
Publisher : Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26532/jh.v42i2.52409

Abstract

This study examines extreme poverty alleviation in Pekalongan Regency from a legal governance perspective by integrating normative and empirical analyses. It addresses the gap between Indonesia’s comprehensive legal framework and its implementation at the local level. Using a normative empirical juridical approach, the study analyzes the 1945 Constitution, Law Number 25 of 2004, Law Number 23 of 2014 as amended by Law Number 6 of 2023, Presidential Regulation Number 15 of 2010, and Presidential Instruction Number 4 of 2022, alongside their implementation in poverty reduction policies. The findings show that Indonesia has a strong normative foundation for poverty alleviation through social protection programs, including PKH, JKN, PIP, food assistance, and Village Funds. However, implementation remains dominated by an administrative approach, while justice, accountability, transparency, and public participation have not been fully institutionalized. The Pekalongan case reveals persistent problems, including inaccurate beneficiary data, institutional fragmentation, limited transparency, and weak public participation. The study concludes that strengthening legal governance through integrated welfare data, outcome-based accountability, digital transparency, and meaningful community participation is essential for achieving more just, effective, and sustainable extreme poverty alleviation.