Damayanti, Ariyana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN TEKNIS PEWARNAAN BATIK DENGAN PEWARNA ALAMI DI KAMPUNG ALAM MALON GUNUNG PATI KOTA SEMARANG Damayanti, Ariyana; Haq, Arina
BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/baju.v6n1.p37-47

Abstract

The purpose of the study was to determine the natural coloring technique in the batik making process in Kampung Alam Malon, Gunung Pati District, Semarang City. Kampung Batik Alam Malon with its natural conditions is still pristine, there are many natural plants that can be used to make dyes, including indigo trees, jelawe trees, tall trees and so on. The research method in this study is descriptive exploratory. Data search will be carried out by means of literature studies, observations, observations, and interviews. Batik textile coloring takes a long time and a long process, starting from the preparation of textile materials with mordant, the waxing process, the first coloring at least 5 times of dipping, drying for 5 times, fixaxi with various solutions such as tunjung, lime and alum, from this fixaxi process natural dyes can be varied into various desired color choices. Natural dyes from jelawe produce yellow, indigovera produces blue and tall produces brown.
Studi Perkembangan Busana Pengantin Gaya Keraton Surakarta Di Kota Semarang Damayanti, Ariyana
Home Economics Journal Vol. 2 No. 1 (2018): May
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.601 KB)

Abstract

Seiring dengan adanya perkembangan jaman, busana pengantin lambat laun menembus keluar tembok keraton. Perkembangan busana dapat dilihat dari semakin bergesernya keinginan masyarakat dalam menggunakan busana pengantin tradisional untuk memilih busana pengantin yang lebih praktis. Tujan penelitian untuk mengetahui gambaran perkembangan busana pengantin gaya keraton Surakarta saat ini dan mengetahui desain busana pengantin gaya keraton Surakarta yang diminati calon pengantin. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi dan wawancara kepada kerabat keraton Surakarta, perias pengantin dan calon pengantin di Kota Semarang. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa busana pengantin Solo Putri saat ini sudah memiliki berbagai macam model busana, warna, bahan dan hiasan yang beragam. Busana pengantin Solo Basahan sudah tidak memakai dodot panjang tetapi saat ini model dodot sudah dibuat jadi, sehingga dalam pemakaian lebih praktis dan warnanyapun sudah beragam. Masyarakat cenderung menyukai busana pengantin modifikasi dilihat dari efisiensi, tenaga, waktu dan biaya. Busana pengantin yang lebih banyak diminati adalah busana pengantin Solo Putri, karena model kebayanya beragamĀ  mulai dari model kerah, lengan yang dibuat sesuai keinginan dan biaya yang dikeluarkan lebih sedikit daripada busana Solo Basahan.