NIM. A01110175, J. ABRIANTO. S
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

WANPRESTASI ANGGOTA DALAM PERJANJIAN PINJAM-MEMINJAM UANG PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BUNGURAN TIMUR KABUPATEN NATUNA NIM. A01110175, J. ABRIANTO. S
Jurnal Fatwa Hukum Vol 1, No 1 (2018): E-Jurnal Fatwa Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.642 KB)

Abstract

Koperasi merupakan bagian dari tata susunan ekonomi, hal ini berarti bahwa dalam  kegiatannya Koperasi turut mengambil bagian bagi tercapainya kehidupan  ekonomi yang sejahtera, baik bagi orang-orang yang menjadi Anggota. Dalam  perjanjian pinjam  meminjam, yang diatur kesepakatan oleh kedua belah pihak. Bagaimana yang telah ditentukan waktu perjanjian pengembalian  pinjaman, anggota yang telah lalai ataupun ada permasalahan dalam  melunasi  pengembalian  pinjaman dengan melewati batas waktu yang sudah ditentukan maka dari itu pihak koperasi akan merasa dirugikan dan mempengaruhi keuangan koperasi  karena kelalaian anggota. Namun dalam kenyataannya, masih ada anggota koperasi yang menunda pembayaran angsuran perbulannya dengan alasan  keterlambatan  yakni adanya keperluan mendesak, dan anggota membayar  pinjaman  di tempat  lain. Dalam latar belakang penelitian, maka penulis menarik suatu Rumus Masalah “Faktor Apa Yang Menyebabkan Anggota Wanprestasi Dalam Perjanjian Pinjam Meminjam Uang Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna”.Adapun yang  menjadi tujuan dari penelitian ini adalah sebabagai berikut: (1) Untuk  mengungkapkan faktor  yang menyebabkan  anggota Koperasi  Simpan Pinjam Pegawai Republik Indonesia Guru Sekolah Dasar Wanprestasi dalam perjanjian  pinjam  meminjam. (2) Untuk mengungkapkan akibat hukum bagi anggota koperasi yang wanprestasi dalam perjanjian pinjam meminjam.Penelitian ini dilakukan  dengan  mengunakan  metode penelitian empiris dengan  pendekatan  deskriptif  analisis  yaitu  penelitian  dengan  menggambarkan  dan  menganalisa  keadaan  sebagaimana  adanya yang diperoleh  pada  saat  penelitian  dilakukan. Dalam  metode penelitian ini penulis menggunakan  jenis  penelitian Hukum  empiris yaitu  penelitian  yang  berasal dari kesenjangan antara teori dengan kehidupan  nyata yang  menggunakan hipotesis,  landasan  teoritis,  kerangka  konsep,  data sekunder dan data primer.Bahwa  faktor  penyebab  adanya anggota koperasi simpan  pinjam Pegawai Republik Indonesia Guru Sekolah Dasar yang wanprestasi dalam perjanjian simpan pinjam atau kredit dengan dikarenakan keterlambatan pembayaran  angsuran perbulannya, adanya  keperluan  mendesak dan mengajukan  pinjaman  dana di tempat lain.  Akibat hukum yang ditimbulkan kepada  debitur  yang  wanprestasi  adalah  diberi  surat  peringatan sampai dengan  2  kali  dan  membayar  biaya  administrasi. Kata Kunci : Perjanjian Simpan Pinjam, Koperasi, Wanprestasi