Harly Yoga Pradana
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPN), Ring Road Utara No.104, Condongcatur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta-55283 Institut Seni Indonesia Yogyakarta, Jl. Parangtritis No.KM.6, RW.5, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta-55188

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsep Garap Karawitan dalam Sudut Pandang Musik Generatif Harly Yoga Pradana
INVENSI Vol 6, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/invensi.v6i2.5275

Abstract

ABSTRAK Seni generatif merupakan seni yang menitikberatkan pada sistem, aturan, dan kondisi awal sebagai pancingan untuk kemudian berkembang dengan sendirinya. Seni generatif semakin banyak disoroti seiring dengan perkembangan teknologi. Akibatnya, pandangan terhadap seni generatif semakin mengacu pada penggunaan komputer atau peranti berteknologi tinggi (hi-tech). Karawitan merupakan produk budaya masyarakat Jawa pada wilayah seni suara yang diasumsikan memiliki sifat generatif. Tulisan ini membahas tentang cara pandang konsep garap karawitan Jawa dari sudut pandang musik generatif. Beberapa teknik dan aspek garap dibahas dan dimaknai sebagai logika kerja. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menerapkan teknik segmentasi dalam menganalisis data. Hasil dari pembahasan ini diketahui bahwa aspek generatif pada karawitan terdiri dari empat jenis: struktur pola, gramatika, kompleksitas, kondisi, dan aturan (rule). Diketahui pula logika kerja dari aspek tersebut yang berkaitan dengan wilayah musik dan harapannya bisa dikembangkan untuk membangun sistem pada karya musik generatif secara umum. The Concept of "Garap" on Javanese Karawitan in The Generative Music Perspective ABSTRACT Generative art is about using systems, rules, and initial conditions as a trigger to develop independently in the creative process. Technology has changed the perspective of generative art nowadays. Generative art is more identified with innovative methods that use computers or high-tech devices. "Karawitan Jawa" is a cultural product of Javanese society in the auditive field, which is assumed to be generative. This paper discusses the concept of "garap" in Javanese karawitan from the generative music perspective. Several techniques and aspects of "garap" are discussed and interpreted as logical procedures. This research uses the literature study method by applying the segmentation technique. As a result, it was found that there are four generative aspects in karawitan: pattern structure, grammar, complexity, rule conditions. It is also known that these aspects are related to music, and hopefully, this will be useful for building a generative music system in general.