Jarno, Muhammad
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesesuaian Rencana Kerja Dan Anggaran (RKA) Dengan Temuan Initial Assesment Akreditasi Joint Commission International (JCI) Di Rumah Sakit Dr. Soetomo Jarno, Muhammad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 2, No 2 (2016): JMK Yayasan RS.Dr. Soetomo, Oktober 2016
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.813 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v2i2.57

Abstract

ABSTRAKPada 2016 Rumah Sakit Umum D Dr. Soetomo tengah melaksanakan penilaian akreditasi Joint Commission Internasional (JCI). Untuk mencapai kelulusan akreditasi JCI ada 16 standar yang harus dipenuhi oleh RSUD Dr.Soetomo. Pada penelitian awal yaitu pada bulan Januari 2016, terdapat beberapa temuan masalah yang dinilai oleh Tim Penilai Akreditasi JCI yang ada di RSUD Dr. Soetomo. Jika Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo ingin lulus dalam penilaian akreditasi JCI maka pihak rumah sakit harus menyelesaikan temuan penilaian awal. Penelitian ini merupakan penelitian Inferensial yaitu suatu penelitian dengan melakukan analisis hubungan antar variabel dengan pengujian hipotesis. Peneliti menetapkan hipotesis tentang Adakah kesesuaian antara penggunaan anggaran Rumah Sakit terhadap penyelesaian Initial Assesment ?. Dalam pengujian hipotesis tersebut peneliti menggunakan Uji Chi Square. Peneliti menggunakan beberapa data primer antara lain, Rencana Kerja dan Anggaran, Data Usulan Kelompok Kerja FMS, dan data temuan JCI serta melakukan wawancara. Jumlah usulan Pokja FMS yang sesuai dengan temuan Initial Assesmment akreditasi JCI sebanyak 34 usulan sedangkan jumlah usulan yang tidak sesuai adalah sebanyak 78 usulan dari 112 usulan. Untuk jumlah RKA yang sesuai dengan Initial Assesment sebanyak 76 item, sedangkan yang tidak sesuai adalah sebanyak 135 item dari 211 rencana kerja. Pada uji Chi square nilai asymp signifikansinya < 0,05 maka H0 diterima, maka dapat dikatakan bahwa tidak adanya kesesuaian antara penggunaan anggaran Rumah Sakit terhadap penyelesaian Initial Assesmen. Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang tidak berhubungan untuk menjawab temuan Initial Assesment anggarannya jangan realisasikan karena bisa menjadi sumber pemborosan anggaran Rumah Sakit. RKA yang tidak sesuai dengan temuan anggarannya dapat dipangkas atau digunakan untuk menjawab temuan yang belum terjawab.