Rampan, Reko
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KESTABILAN LERENG BATUAN LUNAK DENGAN MODEL MATERIAL VALIDATED TRANSITION PADA RANCANGAN PIT WARA 2020 PT ADARO INDONESIA Waskita, Aloysius D.P.; Febriadi, Adika; Rampan, Reko; Oktavianto, Hanung; N, Patmo
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2020: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.221

Abstract

Dalam analisis kestabilan lereng yang baik dibutuhkan tidak hanya data-data yang representatif namun juga pemilihan metode dan parameter batuan yang sesuai dengan kondisi geologi yang ada.. Penerapan failure criteriation dan material type Generalized Hoek Brown (GHB) pada batuan lunak (weak rock) harus dilakukan dengan usaha lebih agar diperoleh hasil yang optimal (Carter T.G, Deiderichs M.S Carvalho J.L., 2008; Zhai H., et al, 2017; Dinc O.S et al., 2011). Salah satunya adalah penerapan GHB pada kondisi batuan tambang batubara dimana sering ditemukan weak rock dengan UCS 10 – 15 MPa contohnya adalah di Pit Wara PT Adaro Indonesia.Persamaan Transition GHB yang diajukan oleh Carter et al (2008) dan Carvalho et al (2007) menjadi salah satu solusi dalam penggunaan GHB pada weak rock. Persamaan ini memberikan koreksi dengan memperhitungkan nilai UCS sebagai salah satu kriteria perhitungan parameter GHB. Penerapan persamaan Transition di Pit Wara dilakukan dengan validasi dari nilai UCS invalid dan nilai deformasi dari monitoring prisma RTS sehingga diperoleh persamaan baru yaitu Validated Transition (VT)Analisis kestabilan lereng aktual 2019 pada Pit Wara dengan menggunakan GHB menghasilkan SRF sebesar 1.31 dengan deformasi pemodelan rata-rata pada model actual sebesar 30.6 mm atau dengan gap deformasi sebesar 31%. Sedangkan analisis menggunakan persamaan transisi yang divalidasi atau Validated Transition (VT) menghasilkan SRF 1.53 dan deformasi pemodelan rata-rata sebesar 24.1 mm atau dengan gap deformasi sebesar 4%. Implementasi model aktual pada rancangan Pit Wara 2020 menghasilkan SRF 1.28 untuk penggunaan material GHB dan 1.44 untuk penggunaan material VT. Â