Akbar, Noor Kharismawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI INTEGRASI PROSES PENGOLAHAN BAUKSIT DAN PEMANFAATAN RED MUD DI TAYAN, KALIMANTAN BARAT UNTUK INDONESIA MAJU 2045 Jaya, Arya Fitra; Rumapea, Monika Pasuria; Akbar, Noor Kharismawan
Prosiding Temu Profesi Tahunan PERHAPI 2020: PROSIDING TEMU PROFESI TAHUNAN PERHAPI
Publisher : PERHAPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36986/ptptp.v0i0.200

Abstract

Generasi Indonesia Emas 2045 merupakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017. Indonesia diproyeksikan akan mendapat bonus demografi pada tahun 2045. Atas dasar itu, pengembangan Sumber Daya Manusia di berbagai sektor perlu dioptimalkan, salah satunya di industri pertambangan pada sub-sektor pengolahan dan pemurnian bahan galian yang penting untuk dilakukan modernisasi industri melalui inovasi teknologi. Indonesia adalah negeri yang kaya akan cadangan sumberdaya bijih bauksit yang salah satunya berada di Tayan, Kalimantan Barat. Menurut Undang-undang dan Peraturan Menteri ESDM, bauksit harus diolah dan dimurnikan di dalam negeri sebelum di ekspor. Oleh karena itu diperlukan sistem integrasi proses pengolahan bauksit dari bijih hingga alumina serta pemanfaatan produk samping berupa red mud. Makalah ini bertujuan untuk memberikan inovasi mengenai proses terintegrasi pengolahan bauksit dan pemanfaatan red mud. Makalah ini dibuat menggunakan metode studi literatur. Diberikan juga analisis mengenai hubungan antara satu proses dengan yang lain dan pembahasan mengenai pengaruh variasi kondisi percobaan terhadap hasil dari setiap proses. Kesimpulan diambil dari analisis dan pembahasan sistem terintegrasi yang dihubungkan dengan beberapa literatur dan teori untuk menjawab tujuan. Sistem yang dibuat terdiri dari beberapa proses yaitu scrubbing, pemisah magnetik, flotasi kebalikan, proses bayer, dan aplikasi potensial red mudyang diintegrasikan dalam bentuk diagram alir. Sistem ini adalah inovasi dalam peningkatan integrasi supply-chain dari hulu ke hilir, yang sejalan dengan program pemerintah. Inovasi sistem terintegrasi ini masih sebatas ide blue print yang perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk penerapannya pada skala lapangan.