Penelitian ini bertujuan untuk menentukan frekuensi pemberian POC dari limbah air beras (air leri) yang tepat pada beberapa varietas semangka. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan Jalan H.M. Aqil, KM 16, RT 49, RW 17, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasi, Provinsi Sumatera Selatan, waktu penelitian dari bulan September sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan petak terbagi (split plot design) dengan 3 ulangan sehingga didapatkan 36 petak. Adapun perlakuan yang dimaksud sebagai berikut : Petak utama yaitu Frekuensi pemberian POC air leri (F) terdiri dari F0 = tanpa pemberian POC air leri ; F1 = 4 hari sekali ; F2 = 6 hari sekali ; F3 = 8 hari sekali, sedangkan Anak petak yaitu varietas tanaman semangka (V) terdiri dari V1 = Bonita ; V2 = Maduri ; V3 = Winda. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah panjang tanaman (cm), jumlah cabang,), panjang buah (cm), diameter buah (cm), berat buah (kg). Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tabulasi kombinasi perlakuam frekuensi 6 hari sekali dengan varietas Maduri memberikan pengaruh tertinggi terhadap produksi semangka. Berat buah sebesar 2,93 kg/tanaman setara dengan 10,12 ton/ha.This study aims to determine the frequency of administration of POC from rice water waste (leri water) in several watermelon varieties. This research has been carried out on Jalan H.M. Aqil, KM 16, RT 49, RW 17, Sukajadi Village, Talang Kelapa District, Banyuasi Regency, South Sumatra Province, the research time is from September to November 2020. This study uses an experimental method with a split plot design with 3 replicates so that 36 plots were obtained. The treatment referred to as follows: The main plot, namely the frequency of giving POC leri water (F) consisting of F0 = without giving POC leri water; F1 = once every 4 days; F2 = every 6 days; F3 = once every 8 days, while the subplots are watermelon plant varieties (V) consisting of V1 = Bonita ; V2 = Madurai ; V3 = Winda. The variables observed in this study were plant length (cm), number of branches, fruit length (cm), fruit diameter (cm), fruit weight (kg). Based on the results of the study, it was shown that tabulated the combination of treatment with a frequency of once every 6 days with the Maduri variety gave the highest effect on watermelon production. Fruit weight of 2.93 kg/plant is equivalent to 10.12 tons/ha.