Abstrak
Bahasa Indonesia
Pembelajaran IPA di kelas lima Sekolah Dasar Wengkal
Nganjuk tidak menggunakan media dan model pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik materi. Sehingga hasil belajar untuk mata pelajaran IPA sangat rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan
penggunaan media konkret dari tanah berpasir, tanah liat, humus, dan kapur yang
dikemas dalam topless bertingkat dengan menerapkan model pembelajaran
kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar siswa di kelas lima Sekolah Dasar
Wengkal tentang jenis-jenis tanah topik. Penelitian
ini menggunakan penelitian tindakan kelas dengan langkah keempat itu terdiri
dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Peneliti menggunakan dua
instrumen penelitian, mereka adalah observasi lembar kegiatan guru dan
aktivitas belajar belajar siswa, dan tes hasil belajar. Penelitian ini akan
dihentikan jika hasil penelitian telah mencapai indikator-indikator
keberhasilan sebagai berikut: 1. Kegiatan pembelajaran guru dan siswa mencapai
80%; 2. Hasil belajar siswa pada kognitif, afektif, dan psikomotor mencapai
persentase keberhasilan 75%. Hasil penelitian dari pertama ke siklus kedua
menunjukkan bahwa aktivitas guru pada peningkatan belajar sebesar 10,62%,
kegiatan mahasiswa pada pembelajaran meningkat 10,94%, siswa daerah hasil
belajar kognitif meningkat menjadi 24,14%, daerah afektif siswa belajar
meningkatkan hasil-hasil menjadi 11,7%, siswa hasil belajar psikomotor daerah
meningkat menjadi 10,02%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa
penggunaan media konkret dari tanah berpasir, tanah liat, humus, dan kapur yang
dikemas dalam topples bertingkat dengan menerapkan model pembelajaran
kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa ilmu pengetahuan di kelas
lima Sekolah Dasar Wengkal Nganjuk pada jenis topik tanah.
Abstrak
Bahasa Inggris
Science learning in fifth grade of Wengkal Elementary
School Nganjuk wasnât used media and learning models that
accordance with characteristics of the material. Consequenly, the learning
outcomes of science subject was low. The purpose of this research are to
describe use of concrete media of sandy soil, clay, humus, and lime were packed in
multilevel topless by applying contextual learning model to improve student learning
outcomes in the fifth grade of Wengkal Elementary School on types of soil topic. This research used classroom action
research with fourth step it is composed of planning, action, observation, and
reflection. Researcher use two research instrument, they are observation sheet
of teacher learning activity and student learning activity, and test of
learning outcomes. The research
will be stopped if the results of the study had reached success indicators as
follows: 1. Activities of learning teachers and students reached 80%; 2.
Student learning outcomes at cognitive, affective, and psychomotor achieve
success percentage of 75%. The research result from first to
second cycle showed that teacher activity on the learning increase as big
as 10.62%, student activity on learning increase 10.94%, student cognitive area
learning outcomes increase to 24.14%, student affective area
learning outcomes increase to 11.7%, student psychomotor area
learning outcomes increase to 10.02%. Based on these results, it can be concluded that the
use of concrete media of sandy soil, clay, humus, and lime were packed in multilevel
topples by applying contextual learning model can to improve student science learning
outcomes in the fifth grade of Wengkal Elementary School Nganjuk on
the types of soil topic.