Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Cakupan Imunisasi Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha Rahmatiah, Mirda; Kadarman, Achmad; Marsidin, Marsidin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i1.5

Abstract

Imunisasi merupakan usaha dalam memberikan kekebalan kepada anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh yang berguna membuat zat antibodi untuk mencegah terhadap penyakit tertentu seperti penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan imunisasi lengkap Di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 80 subjek. Metode analisis menggunakan uji statistik yakni uji chi-square dan uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (X² hitung = 10,201), peran petugas (X² hitung = 6,226) terhadap pemberian imunisasi di wilayah Puskesmas Pondidaha. Tidak ada hubungan dukungan keluarga (X² hitung = 0,914), jarak tempuh (X² hitung = 0,401) terhadap pemberian imuniasi lengkap di wilayah Puskesmas Pondidaha. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Pondidaha agar meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas, khususnya dalam hal melayani imunisasi, sehingga motivasi masyarakat untuk melakukan imunisasi akan meningkat.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Rendahnya Cakupan Imunisasi Lengkap di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha Rahmatiah, Mirda; Kadarman, Achmad; Marsidin, Marsidin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Healthy Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v1i1.5

Abstract

Imunisasi merupakan usaha dalam memberikan kekebalan kepada anak dengan memasukkan vaksin ke dalam tubuh yang berguna membuat zat antibodi untuk mencegah terhadap penyakit tertentu seperti penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan rendahnya cakupan imunisasi lengkap Di Wilayah Kerja Puskesmas Pondidaha. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 80 subjek. Metode analisis menggunakan uji statistik yakni uji chi-square dan uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan (X² hitung = 10,201), peran petugas (X² hitung = 6,226) terhadap pemberian imunisasi di wilayah Puskesmas Pondidaha. Tidak ada hubungan dukungan keluarga (X² hitung = 0,914), jarak tempuh (X² hitung = 0,401) terhadap pemberian imuniasi lengkap di wilayah Puskesmas Pondidaha. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Pondidaha agar meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas, khususnya dalam hal melayani imunisasi, sehingga motivasi masyarakat untuk melakukan imunisasi akan meningkat.
Model Pengambilan Keputusan Kolaboratif dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru: Penelitian Putra, Mija Indra; Bakti, Irfan Prima; Marsidin, Marsidin; Irsyad, Irsyad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3696

Abstract

This study aims to analyze the collaborative decision-making model in improving teacher professionalism at SMA Negeri 9 Mandau. Collaborative decision-making is a managerial approach that emphasizes the involvement of all parties in determining school policies. The research method used is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that the principal and teachers involve all elements such as the vice principal, the head of the MGMP, and administrative staff in the process of formulating important decisions. The positive impact of implementing this collaborative model is an increased sense of responsibility, trust, and teacher participation in school activities. However, a negative impact was also found in the form of long decision-making time due to the many parties that must be consulted. This study concludes that collaborative decision-making is effective in improving teacher professionalism, as long as it is balanced with good coordination and time management.