Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD GMIM 3 Tomohon Barus, Rimna E. Br; Lengkong, Jeffry S.J; Komedien, Brianne E.J.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.210

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD GMIM 3 Tomohon dengan mengimplementasikan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Kajian ini mempergunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang mana tiap siklus berisi empat tahapan: perencanaan, Tindakan/pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data dijalankan melalui observasi dan tes. Hasil studi membuktikan jika pada siklus pertama, skor rata-rata mencapai 59,64%, yang tidak memenuhi KKTP senilai 75%, hingga diteruskan ke siklus kedua. Di siklus kedua, terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 83,92%, melebihi standar KKTP 75%. Kesimpulannya, pada mata pelajaran IPAS, model Pembelajaran Berbasis Proyek terbukti efektif untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD GMIM 3 Tomohon Barus, Rimna E. Br; Lengkong, Jeffry S.J; Komedien, Brianne E.J.
Indo Green Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i2.210

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD GMIM 3 Tomohon dengan mengimplementasikan model Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL). Kajian ini mempergunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang mana tiap siklus berisi empat tahapan: perencanaan, Tindakan/pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Teknik pengumpulan data dijalankan melalui observasi dan tes. Hasil studi membuktikan jika pada siklus pertama, skor rata-rata mencapai 59,64%, yang tidak memenuhi KKTP senilai 75%, hingga diteruskan ke siklus kedua. Di siklus kedua, terjadi peningkatan yang signifikan menjadi 83,92%, melebihi standar KKTP 75%. Kesimpulannya, pada mata pelajaran IPAS, model Pembelajaran Berbasis Proyek terbukti efektif untuk mengoptimalkan hasil belajar siswa.