Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Kadar Hemoglobin Sebelum dan Sesudah Diberikan Buah Kurma pada Remaja Putri Purwati, Rati; Sari, Puja Maya; Husna, Fadiatul
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5236

Abstract

Remaja adalah usia roduktif yang harus diperhatikan tumbuh kembangnya. Berdasarkan siklus daur hidup, anemia pada saat remaja akan berpengaruh besar pada saat kehamilan dan persalinan, yaitu terjadinya abortus, melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Cara mencegah dan menanggulangi anemia pada remaja bisa dilakukan dengan meningkatkan konsumsi zat besi, cara non farmakologi untuk menanggulangi anemia remaja yaitu asuhan kebidanan komplementer dengan mengonsumsi buah kurma. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan buah kurma pada remaja putri di SMKN 1 Sitiung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Desain penelitiannya yaitu pre-experimental design dengan mengunakan rancangan One Group Pretest-Posttest. Responden dalam peneltiian ini remaja putri usia 18-21tahun sebanyak 15 orang dengan teknik pengambilan sample menggunakan total sampling. Hasil uji wilcoxon didapat p-value sebesar (0,007) dengan nilai p-value 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian buah kurma pada remaja putri di SMK N 1 Sitiung. Terdapat peningkatam rata-rata kadar hemoglobin remaja putri SMK N 1 Sitiung sebanyak 0,4 gr/dL setelah pemberian intervensi buah kurma sebanyak 56 gr perhari selama 7 hari.
ENHANCING BREAST MILK PRODUCTION THROUGH THE EFFECTIVENESS OF MUSIC THERAPY: A STUDY IN TERMS OF FREQUENCY, TYPE, AND DURATION OF MUSIC Putri, Harlinda Widia; Putri, Sartika Dwi Yolanda; Mumtazah, Siti Ainawati; Sari, Puja Maya; Sihotang, Pasuria; Widyasari, Esti; Sulistyaningsih, Sulistyaningsih
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2024): August
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v12i2.73538

Abstract

Background: Music therapy is one of the non-pharmacological treatment methods used to increase milk production. Music stimulates the release of the hormone oxytocin and endorphins, so that it can increase milk production. Considering the frequency, type and duration of music is indeed pivotal in music theraphy instead of the music intervention.Purpose: to enhance breast milk production through the effectiveness of music therapy in terms of frequency, type,and duration of music.Method: The PICO (Population, Intervention, Comparison, and Outcome) framework is used as the basic to formulate the research questions. Besides, the EBSCO, Wiley, PubMed, and Google Scholar databases are also used as the literature study. PRISMA Flowchart and critical appraisal are implemented in selecting the article.Results: of the synthesis contained 5 articles that met the inclusion criteria. This review found that music therapy may be a method that can be used to increase relaxation and increase milk production.Conclusion: The effectiveness of music therapy is maximum if mother plays their favourite music. The best music type for this therapy is a passive music that provided relax sensation through the lyrics and harmony such as the bounding between mother and her child.