Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE IMPACT OF FARMER’S ATTITUDE AND PERCEIVED QUALITY TO FARMER’S SATISFACTION AND ITS EFFECT ON BRAND LOYALTY Daniel Wahyudi; Eka Sulistiani; Muhammad Haris Muhajat
Journal of Research in Business, Economics, and Education Vol. 1 No. 1 (2019): October
Publisher : Kusuma Negara Business School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the impact of farmers attitude and perceived quality to farmers satisfaction and its effect on brand loyalty in using Bisi-2 hybrid corn seeds in Tekasire village. This study uses causal analysis methods, thus multiple linear regression is utilized to analyze answer the research question. Before the data is analyzed, there will be some tests apply to the data, this procedure is called as classical assumption tests. The result revealed that perceived quality and customer attitude significantly and positively affect customer satisfaction of farmers toward Bisi-2 corn seed and so customer satisfaction affects brand loyalty, however direct relationship between perceived quality and brand loyalty is weak or not significant and so with relationship between customer attitude and brand loyalty. Bisi-2 corn seed sellers is suggested to pay attention on customer satisfaction as first priority since it is the only way to make their customers become loyal to their brand. Meanwhile customer satisfaction can be achieved by increasing customer positive attitude toward their product and perceived quality from customer point of view.
Pendidikan Kesehatan Tentang Anemia Remaja Putri di SMAN 1 Sirampog Himatul Khoeroh; Destika Fitrianita; Atania Nazmu Naeda; Aulia Rahma Dwi Yulianti; Dewi Nur Laeli Wardatul; Eka Sulistiani
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/yhfv9e61

Abstract

Anemia merupakan suatu kondisi di mana kadar hemoglobin lebih rendah dari normal, dimana salah satu masalah yang paling umum terjadi pada remaja putri (Wahida dkk, 2022). Menurut Riskesdas, prevalensi anemia pada remaja di Indonesia adalah 26,8% pada usia 5–14 tahun dan 32% pada usia 15–24 tahun (Fitri dkk, 2024). Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lebih besar daripada remaja putra untuk mengalami anemia. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan zat gizi makro dan mikro yang tinggi, termasuk zat besi, pada remaja putri yang mengalami menstruasi setiap bulan dan dalam masa pertumbuhan (Dieniyah dkk, 2019). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai anemia pada remaja putri baik dari pengertian sampai pencegahannya. Kegiatan di adakan di di SMAN 1 Sirampog dengan jumlah peserta 66 siswa putri kelas XII. Edukasi Pendidikan kesehatan ini dilakukannya dengan metode ceramah. Hasil yang didapatkan terdapat 3 siswi yang secara obyektif tampak pucat pada konjungtivanya. Selain itu 17 siswa diantaranya yang sering mengalami tanda dan gejala anemia, sedangkan siswi lainnya masih dalam kategori normal.  Edukasi tentang anemia pada remaja putri dapat memberikan pemahaman tentang kesehatannya dan  dapat disimpulkan bahwa edukasi meningkatkan pengetahuan yang dapat memberikan dampak pemahaman dalam pencegahan terjadinya anemia remaja