Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Skripta

DISKRIMINASI PADA ETNIS TIONGHOA DALAM NOVEL MISS LU KARYA NANING PRANOTO DAN NOVEL DIMSUM TERAKHIR KARYA CLARA NG Sabillah, Sarah
JURNAL SKRIPTA Vol 8 No 2 (2022): SKRIPTA NOVEMBER 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v8i2.1863

Abstract

Beragam konflik yang terjadi di antara novel Miss Lu dengan novel Dimsum Terakhir menampakkan secara detail bagaimana pemerintahan, masyarakat, dan situasi Indonesia pada saat itu ditampilkan pada kedua novel tersebut. Serta memperlihatkan konflik dan sikap diskriminasi yang yang terjadi. Berdasarkan hal-hal tersebut kita dapat melihat bagaimana kehidupan dari sisi kacamata etnis Tionghoa yang penuh dengan hiruk pikuk dinamika yang terjadi serta isu-isu yang memilukan bagi etnis Tionghoa khususnya. Dalam penelitian ini terlihat jelas bahwa dalam novel "Miss Lu" dan novel "Dimsum Terakhir", memperlihakan bagaimana pemerintah padda zaman tersebut memiliki perilaku buas dan tindakan diskriminatif terhadap orang Tionghoa, serta terdapat diskriminasi menyeluruh di ranah publik terkhusus kepada etnis Tionghoa sendiri menyebabkan pemerintah melakukan penyimpangan.
DISKRIMINASI PADA ETNIS TIONGHOA DALAM NOVEL MISS LU KARYA NANING PRANOTO DAN NOVEL DIMSUM TERAKHIR KARYA CLARA NG Sabillah, Sarah
JURNAL SKRIPTA Vol 8 No 2 (2022): SKRIPTA NOVEMBER 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v8i2.1863

Abstract

Beragam konflik yang terjadi di antara novel Miss Lu dengan novel Dimsum Terakhir menampakkan secara detail bagaimana pemerintahan, masyarakat, dan situasi Indonesia pada saat itu ditampilkan pada kedua novel tersebut. Serta memperlihatkan konflik dan sikap diskriminasi yang yang terjadi. Berdasarkan hal-hal tersebut kita dapat melihat bagaimana kehidupan dari sisi kacamata etnis Tionghoa yang penuh dengan hiruk pikuk dinamika yang terjadi serta isu-isu yang memilukan bagi etnis Tionghoa khususnya. Dalam penelitian ini terlihat jelas bahwa dalam novel "Miss Lu" dan novel "Dimsum Terakhir", memperlihakan bagaimana pemerintah padda zaman tersebut memiliki perilaku buas dan tindakan diskriminatif terhadap orang Tionghoa, serta terdapat diskriminasi menyeluruh di ranah publik terkhusus kepada etnis Tionghoa sendiri menyebabkan pemerintah melakukan penyimpangan.