Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Edukasi Konsumsi Jajanan Sehat dan Penguatan Literasi Pendidikan Bagi Anak Jalanan Fresia, Sinta; Iqbal, M.; Afni Wulandari, Nur
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/4xfdw369

Abstract

Sekolah MASTER atau akronim dari Sekolah Masjid Terminal adalah sebuah sekolah gratis yang didirikan untuk anak-anak jalanan, masyarakat tidak mampu, pemulung, pengamen, gelandangan dan sebagainya yang berlokasi di area Terminal Kota Depok Jawa Barat. Sekolah ini merupakan sekolah gratis di bawah naungan Yayasan Bina Insan Mandiri (YABIM) yang diperuntukkan bagi anak-anak yatim piatu, kaum dhuafa dan fakir miskin di sekitar terminal Depok. Hasil Observasi dan wawancara dengan koordinator sekolah dasar Master memiliki kendala keterbatasan relawan guru pengajar serta terdapat laporan bahwa anak-anak di sekolah dasar banyak yang mengalami sakit akibat jajanan tidak sehat serta  kurangnya kesadaran mereka tentang makanan sehat dan bergizi. Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan memberikan pendampingan pembelajaran khususnya di belajar Bahasa Inggris serta peningkatan  pengetahuan pada anak-anak sekolah dengan metode pembelajaran edukatif dan interaktif melalui penyuluhan kesehatan tentang konsumsi jajanan sehat bergizi untuk meningkatkan kesadaran untuk mengkonsumsi jajanan sehat bergizi dan membiasakan hidup sehat sejak dini. Dengan memberikan edukasi dan pendampingan pengajaran berbasis audiovisual, diharapkan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan sebelum diberikan edukasi sebanyak 60%, setelah diberikan edukasi terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 96%.
Edukasi kesehatan untuk Meningkatkan Kenyamanan dan Mengurangi Resiko Kesehatan Selama Penerbangan Fresia, Sinta; Ambarwati, Dwi; Wulandari, Nur Afni
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/2s3tyf57

Abstract

The number of Umrah pilgrims from Indonesia is increasing every year. Long-haul flights to Saudi Arabia with a duration of 9–12 hours can pose a risk of various health problems for Umrah pilgrims, such as Deep Vein Thrombosis (DVT), dehydration, Jet Lag, Respiratory Tract Infections (ARI), and fatigue. Lack of knowledge regarding preventive measures and healthy behaviors during long-haul flights on airplanes can increase health risks and disease complications. The results of the assessment of the level of knowledge before being given health education regarding aviation health were for 40 respondents in the Qathunnadaa Islamic study group Umrah pilgrims, obtained that the majority of respondents had a good level of knowledge, namely 17 people (42.5%). Respondents with a moderate level of knowledge numbered 15 people (37.5%), while respondents with a low level of knowledge numbered 8 people (20%). The method of community service activities starts from preparation, implementation of counseling with interactive lectures, demonstrations of stretching exercises during the plane, discussions, distribution of booklets and educational videos, mentoring and evaluation (pre-test-post-test) and reporting on program sustainability. After being given Health Education on the topic of aviation health, there was an increase in the level of knowledge to good for 30 people (75%) and a moderate level of knowledge for 10 people (25%). Thus, this community service program is expected to increase the congregation's understanding of the importance of maintaining health and minimizing health risks, especially during airplane flights.
Implementasi Kompres Hangat dengan Warm Water Zack (WWZ) terhadap Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Dyspepsia di Ruang Merpati RSAU Dr. Esnawan Antariksa Apriyani, Depi; Fresia, Sinta; Harwina Widya Astuti
Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/wvx6hx13

Abstract

Dispepsia merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan nyeri atau ketidaknyamanan pada perut bagian atas, kembung, mual, muntah, dan rasa cepat kenyang. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan nyeri pada pasien dispepsia adalah kompres hangat menggunakan Warm Water Zack (WWZ). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan skala nyeri sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat dengan WWZ pada pasien dispepsia di Ruang Merpati RSAU dr. Esnawan Antariksa. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua subjek dengan keluhan nyeri akibat dispepsia. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi skala nyeri. Intervensi kompres hangat dengan WWZ diberikan selama 3 hari berturut-turut, kemudian dilakukan pengamatan skala nyeri sebelum dan sesudah tindakan. Hasil menunjukkan bahwa pada subjek A skala nyeri menurun dari 6 menjadi 0, sedangkan pada subjek B menurun dari 5 menjadi 0 setelah tiga hari intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat dengan WWZ pada kedua subjek disertai penurunan skala nyeri dan dapat dipertimbangkan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk membantu meningkatkan kenyamanan pasien dispepsia.   Dyspepsia is a digestive disorder characterized by pain or discomfort in the upper abdomen, bloating, nausea, vomiting, and early satiety. One of the non-pharmacological interventions that can be used to help reduce pain in patients with dyspepsia is a warm compress using Warm Water Zack (WWZ). This study aimed to describe changes in pain scale before and after the application of warm compress therapy using WWZ in dyspepsia patients in the Merpati Ward of RSAU dr. Esnawan Antariksa. This study employed a descriptive case study design involving two subjects experiencing pain associated with dyspepsia. The instrument used was a pain scale observation sheet. The warm compress intervention using WWZ was administered for three consecutive days, and pain scale observations were conducted before and after each intervention. The results showed that the pain scale in Subject A decreased from 6 to 0, while in Subject B it decreased from 5 to 0 after three days of intervention. These findings indicate that the application of warm compresses using WWZ in both subjects was accompanied by a reduction in pain scale and may be considered a non-pharmacological intervention to help improve comfort in patients with dyspepsia.