Diana, Zahrotul Farodis
Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Domestikasi Media Sosial dalam Aktivitas Dakwah di Kalangan Millenial Zahrotul Farodis Diana
Dakwatuna: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/dakwatuna.v8i1.1265

Abstract

Trend dakwah yang selalu berubah secara dinamis menimbulkan banyak metode dan trategi baru dalam menyampaikannya, utamanya di kalangan pemuda-pemudia yang lumrah disebut dengan generasi millenial. Populasi generasi millenial yang semakin pesat menuntut para pendakwah untuk berinovasi, salah satunya oembaruan media dakwah. Studi ini mendeskripsikan proses domestikasi media sosial dalam dakwah di kalangan millenial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menghasilkan sebuah temuan bahwa kecenderungan para millenial yang menggemari gadet dan media sosial menyebabkan domestikasi media sosial dalam menyampaikan dakwah di kalangan millenial.
Domestikasi Media Sosial dalam Aktivitas Dakwah di Kalangan Millenial Diana, Zahrotul Farodis
Dakwah Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trend dakwah yang selalu berubah secara dinamis menimbulkan banyak metode dan trategi baru dalam menyampaikannya, utamanya di kalangan pemuda-pemudia yang lumrah disebut dengan generasi millenial. Populasi generasi millenial yang semakin pesat menuntut para pendakwah untuk berinovasi, salah satunya oembaruan media dakwah. Studi ini mendeskripsikan proses domestikasi media sosial dalam dakwah di kalangan millenial. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini menghasilkan sebuah temuan bahwa kecenderungan para millenial yang menggemari gadet dan media sosial menyebabkan domestikasi media sosial dalam menyampaikan dakwah di kalangan millenial.
RECEPTION ANALYSIS OF RELIGIOUS FIGURES ON DIGITAL DA'WAH BY INDONESIA TANPA PACARAN AND NIKAH INSTITUTE Zahrotul Farodis Diana
Indonesian Journal of Islamic Communication Vol. 6 No. 2 (2023): Indonesian Journal Of Islamic Communication
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/ijic.v6i2.1693

Abstract

Indonesia whitout dating (ITP) is a movement of the dakwah whose vision of removing dating in Indonesia in 2024. But, many peoples and critics who view this movement encourage youth to get an early marriage without preparation. As a result of this unrest, the vision of the Nikah Institute is likely to be able to build a good marriage. The method used is a desktop qualitative research using a Stuart Hall reception analysis. Stuart Hall narrated that reception had attention to analysis in the social and political contexct where media content was produced (encoding), and media content (decoding) in daily living outputs. Stuart Hall divided the reception positions of people in three parts, that are dominant-hegemonic reading, negotiated reading and opositional ‘counter’ hegemonic reading. This research resulted in a finding that one informant occupies a dominant-hegemonic reading position in the ITP da’wah discourse, while the other four occupy a negotiated reading position. It is different with ITP, in understanding and interpreting the Da’wah of Nikah Institute, four informants occupy a dominant-hegemonic reading position, while one informant occupies an negotiated- reading position. From both the discourse of the preaching of ITP and Nikah Institute, there were no informants who held an oppositional-reading position. This shows that ITP and Nikah Institute da’wah discourse can be generally accepted, altough there are some negotiations in interpreting it.