Kismartanto, Edij
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Inspirasi Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Seni Budaya Kismartanto, Edij
Jurnal Prakarsa Paedagogia Vol 5, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v5i2.9720

Abstract

Artikel bertujuan untuk memehami efektifitas penggunaan alam sekitar berupa keanekaragaman hayati sebagai materi utama untuk menciptakan produk-produk seni budaya. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan penelitian tindakan sekolah dengan subjek utama SMP Negeri 2 Tuntang. Materi utama yang disasar adalah materi hasilnya sumber inspirasi dalam mata pelajaran seni budaya materi gambar motif ragam hias dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, yaitu sekitar 91,89 % dari 37 siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM. Peningkatan prestasi belajar  ini ditandai dengan bertambahnya siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebesar 59,46 % dari kondisi awal sebelum tindakan kelas ini. Siswa merasa senang dan mudah dalam mengerjakan tugas menggambar motif ragam hias dengan memanfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber inspirasi. Selanjutnya guru bisa mencari alternatif pemecahan masalah yang dihadapi siswanya dalam kegiatan pembelajaran seni budaya khususnya materi gambar motif ragam hias agar siswa tidak mengalami kesulitan lagi, sehingga siswa merasa senang dan akhirnya prestasinya bisa  meningkat.
Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Budaya Materi Seni Lukis Aplikatif Menggunakan Teknik Pointilis Kismartanto, Edij
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 3 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v3i2.5739

Abstract

Keberhasilan proses belajar mengajar tidak terlepas dari persiapan peserta didik dan persiapan tenaga pengajarnya. Untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran seni budaya, diperlukan kerjasama dari semua komponen. Teknik pointilis adalah salah satu teknik lukis yang dikenal dalam menciptakan karya seni lukis. Dengan teknik pointilis diharapkan peserta didik dapat meningkatkan prestasi belajr seni budaya materi seni lukis aplikatif. Hasil prestasi belajar siswa masih ditemui siswa yang belum mencapai KKM. Berdasarkan kondisi tersebut peneliti bermaksud untuk melakukan penelitian dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas dengan materi Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Seni Budaya Materi Seni Lukis Aplikatif Menggunakan Teknik Pointilis Pada Siswa Kelas Ix C Smp Negeri 2 Tuntang. Jumlah siswa di Kelas IX C adalah 25 siswa. Dari hasil pelaksanaan 2 siklus dalam ptk dengan menggunakan teknik pointilis mampu meningkatkan prestasi belajar siswa sekitar 52% dari kondisi awal penelitian. Sementara itu sekitar 12% dari 25 orang siswa kelas IX C SMP N 2 Tuntang masih mendapatkan nilai lukis aplikatif di bawah KKM, sedangkan sisanya sekitar 88  siswa telah mencapai ketuntasan belajar.
Keanekaragaman Hayati sebagai Sumber Inspirasi Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Seni Budaya Kismartanto, Edij
Journal Prakarsa Paedagogia Vol. 5 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jpp.v5i2.9720

Abstract

Artikel bertujuan untuk memehami efektifitas penggunaan alam sekitar berupa keanekaragaman hayati sebagai materi utama untuk menciptakan produk-produk seni budaya. Penelitian ini dirancang dengan pendekatan penelitian tindakan sekolah dengan subjek utama SMP Negeri 2 Tuntang. Materi utama yang disasar adalah materi hasilnya sumber inspirasi dalam mata pelajaran seni budaya materi gambar motif ragam hias dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, yaitu sekitar 91,89 % dari 37 siswa yang mendapatkan nilai di atas KKM. Peningkatan prestasi belajar  ini ditandai dengan bertambahnya siswa yang mendapat nilai di atas KKM sebesar 59,46 % dari kondisi awal sebelum tindakan kelas ini. Siswa merasa senang dan mudah dalam mengerjakan tugas menggambar motif ragam hias dengan memanfaat keanekaragaman hayati sebagai sumber inspirasi. Selanjutnya guru bisa mencari alternatif pemecahan masalah yang dihadapi siswanya dalam kegiatan pembelajaran seni budaya khususnya materi gambar motif ragam hias agar siswa tidak mengalami kesulitan lagi, sehingga siswa merasa senang dan akhirnya prestasinya bisa  meningkat.