Bullying behavior among children and adolescents today has become a serious issue, which is discussed to overcome the problem, especially when many cases are deliberately broadcasted. Therefore, Christian religious education offers an approach according to Christian teachings to shaping children's character to face this challenge. This article investigates the role of Christian religious education in addressing bullying behavior in the next generation. Bullying not only causes a severe psychological impact on the victim but also damages the climate of the social environment, especially in the church, school, and family environment. They are using a descriptive qualitative research method with a literature study approach. So, it can be concluded that children can know the harmful effects of bullying behavior, so there is a need for a Christian religious education approach in character education to overcome bullying. And, of course, forming a personality that respects and protects oneself and others and providing a solid moral foundation for children in responding to and preventing bullying behavior wherever children are. AbstrakPerilaku bullying di kalangan anak-anak dan remaja dewasa ini telah menjadi isu serius, yang dibicarakan untuk mengatasi persoalan tersebut apalagi saat ini terjadi banyak kasus yang snegaja diviralkan. Oleh sebab itu pendidikan agama Kristen menawarkan pendekatan sesuai jaran Kristen dalam membentuk karakter anak-anak untuk menghadapi tantangan ini. Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki peran pendidikan agama Kristen dalam mengatasi perilaku bullying pada generasi penerus. Bullying tidak hanya menyebabkan dampak psikologis yang serius bagi korban, tetapi juga merusak iklim lingkungan pergaulan terutama dalam lingkungan gereja, sekolah dan keluarga. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskritif dengan pendekatan studi pustaka. Maka dapat disimpulkan bahwa anak dapat mengetahui dampak buruk dari perilaku bullying, sehingga perlunya pendekatan pendidikan agama Kristen dalam pendidikan karakter mengatasi bullying. Dan tentunya membentuk kepribadian yang menghargai dan melindungi diri sendiri dan sesamanya, serta memberikan landasan moral yang kuat bagi anak-anak dalam menanggapi dan mencegah perilaku bullying di manapun anak berada.