Murti, Sri Hanik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Siswa Memahami Isi Puisi Bahasa Jawa (Tembang) Melalui Teknik Parafrase (Nggancarake Tembang) pada Siswa Kelas VIIIa SMP Negeri 3 Baureno Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/ 2020 Murti, Sri Hanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.821 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan isi puisi, (2) untuk meningkatkan minat siswa terhadap pembeljaran apresiasi puisi, dan (3) untuk memperbaiki cara guru dalam pembelajaran apresiasi puisi dengan menggunakan teknik parafrase. Jenis penelitian ini adala Penelitian Tindakan Kelas, dengan metode yang digunakan dalam pelaksanaannya adalah model siklus, yaitu : (1) perencanaan (planing), (2) tindakan (acting), (3) pengamatan (observing), (4) refleksi (reflecting). Subjek Penelitian Tindakan Kelas tersebut mengambi siswa kelas VIIIA, SMP Negeri 3 Baureno Kabupaten Bojonegoro. Hasil penelitian yang diperoleh dalam Penelitian Tindakan Kelas ini cukup memuaskan karena mulai siklus I sampai siklus III anak yang mendapat nilai 70 ke atas selalu meningkat. Siklus I siswa yang mendapatkan nilai 75 ke atas adalah 52%. Siklus II siswa yang mendapatkan nilai 75 ke atas adalah 98%. Siklus III siswa yang mendapatkan nilai 70 ke atas adalah 100%. Adapun temuan pembelajaran dalam mengungkapkan isi puisi dengan teknik parafrase (nggancarake tembang) dengan langkah-langkah sebgai berikut : (1) Bertanya jawab tentang apa yang berhubungan dengan isi puisi (tembang), (2) membaca teks puisi (tembang), (3) membicarakan makna kias, kata lambang dan kata simbol, (4) mengungkap isi puisi (tembang) tiap-tiap bait, (5) mengungkapkan isi puisi tembang ) secara keseluruhan, (6) mendiskusikan hasil pengungkapan isi puisi (tembang), (7) menyimpulkan isi puisi (tembang), (8) melaporkan hasil diskusi. Dengan hsil seperti itu maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik parafrase (nggancarake tembang) dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mengungkapkan isi puisi tembang).
Peningkatan Kemampuan Siswa Memahami Isi Puisi Bahasa Jawa (Tembang) Melalui Teknik Parafrase (Nggancarake Tembang) pada Siswa Kelas VIIIa SMP Negeri 3 Baureno Kabupaten Bojonegoro Tahun Pelajaran 2019/ 2020 Murti, Sri Hanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2196

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menemukan isi puisi, (2) untuk meningkatkan minat siswa terhadap pembeljaran apresiasi puisi, dan (3) untuk memperbaiki cara guru dalam pembelajaran apresiasi puisi dengan menggunakan teknik parafrase. Jenis penelitian ini adala Penelitian Tindakan Kelas, dengan metode yang digunakan dalam pelaksanaannya adalah model siklus, yaitu : (1) perencanaan (planing), (2) tindakan (acting), (3) pengamatan (observing), (4) refleksi (reflecting). Subjek Penelitian Tindakan Kelas tersebut mengambi siswa kelas VIIIA, SMP Negeri 3 Baureno Kabupaten Bojonegoro. Hasil penelitian yang diperoleh dalam Penelitian Tindakan Kelas ini cukup memuaskan karena mulai siklus I sampai siklus III anak yang mendapat nilai 70 ke atas selalu meningkat. Siklus I siswa yang mendapatkan nilai 75 ke atas adalah 52%. Siklus II siswa yang mendapatkan nilai 75 ke atas adalah 98%. Siklus III siswa yang mendapatkan nilai 70 ke atas adalah 100%. Adapun temuan pembelajaran dalam mengungkapkan isi puisi dengan teknik parafrase (nggancarake tembang) dengan langkah-langkah sebgai berikut : (1) Bertanya jawab tentang apa yang berhubungan dengan isi puisi (tembang), (2) membaca teks puisi (tembang), (3) membicarakan makna kias, kata lambang dan kata simbol, (4) mengungkap isi puisi (tembang) tiap-tiap bait, (5) mengungkapkan isi puisi tembang ) secara keseluruhan, (6) mendiskusikan hasil pengungkapan isi puisi (tembang), (7) menyimpulkan isi puisi (tembang), (8) melaporkan hasil diskusi. Dengan hsil seperti itu maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik parafrase (nggancarake tembang) dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam mengungkapkan isi puisi tembang).