Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Proses Penguatan Karakter Peserta Didik Melalui Pengintegrasian Pembelajaran Pribadi, Reksa Adya; Nurcahyaningrum, Intan; Arlingga, Illen Fitria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.299 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penguatan karakter peserta didik melalui pengintegrasian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam Pengumpulan data, peneliti menggunakan dua teknik pengumpulan data, yaitu studi obeservasi dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu beberapa peserta didik kelas IV SDN TUIS II. Hasil penelitian yang telah didapatkan yaitu proses penguatan karakter peserta didik melalui pengintegrasian pembelajaran belum cukup berjalan secara optimal walaupun belum maksimal karena masih terdapat kendala dalam penguatan proses karakter peserta didik yaitu pada karakter peserta didiknya sendiri masih ada kekurangan. Selanjutnya hasil penguatan karakter peserta didik, selanjutnya hasil penguatan karakter peserta didik melalui pengintegrasian pembelajaran sudah cukup baik walaupun belum sepenuhnya maksimal.
Proses Penguatan Karakter Peserta Didik Melalui Pengintegrasian Pembelajaran Pribadi, Reksa Adya; Nurcahyaningrum, Intan; Arlingga, Illen Fitria
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan hasil penguatan karakter peserta didik melalui pengintegrasian pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam Pengumpulan data, peneliti menggunakan dua teknik pengumpulan data, yaitu studi obeservasi dan wawancara. Subjek penelitian ini yaitu beberapa peserta didik kelas IV SDN TUIS II. Hasil penelitian yang telah didapatkan yaitu proses penguatan karakter peserta didik melalui pengintegrasian pembelajaran belum cukup berjalan secara optimal walaupun belum maksimal karena masih terdapat kendala dalam penguatan proses karakter peserta didik yaitu pada karakter peserta didiknya sendiri masih ada kekurangan. Selanjutnya hasil penguatan karakter peserta didik, selanjutnya hasil penguatan karakter peserta didik melalui pengintegrasian pembelajaran sudah cukup baik walaupun belum sepenuhnya maksimal.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Arlingga, Illen Fitria; Yuhana, Yuyu; Yandari, Indhira Asih Vivi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i2.3453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran matematika melalui penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) kelas IV SDN Cikasungka II. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Sampel dari penelitian ini ialah kelas IV A dan kelas IV B SDN cikasungka II yang berjumalah 55 peserta didik. 28 peserta didik kelas IV A dan 27 peserta didik kelas IV B. Teknik pengumpulan datanya yaitu menggunakan teknik tes dengan melakukan pre-test dan post-test. Teknik analisis datanya menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada sebelum diterapkannya model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Hal ini ditunjukkan berdasarkan hasil akhir perhitungan dan data yang diperoleh dengan menggunakan uji t yaitu thitungĀ  = 0,24 dan ttabel = 1,67. Dikarenakan thitung lebih kecil dari ttabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak, sehingga mendapatkan kesimpulan bahwa Kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan model pembelajaran langsung (Direct Instruction).