Ismanda, Sigit Maulana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Center of Knowledge

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Sekolah di Kecamatan Pantai Labu Ismanda, Sigit Maulana; Purba, Sukarman
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i1.2442

Abstract

Komitmen organisasi di lingkungan sekolah merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik. Salah satu faktor utama yang memengaruhi tingkat komitmen tersebut adalah budaya organisasi yang terbentuk dalam institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen organisasi di sekolah dasar wilayah Kecamatan Pantai Labu. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 50 orang guru dan tenaga kependidikan dari tiga sekolah, yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha masing-masing 0,956 untuk budaya organisasi dan 0,944 untuk komitmen organisasi. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap komitmen organisasi, dengan nilai R sebesar 0,824 dan R Square sebesar 0,754. Artinya, budaya organisasi menjelaskan 75,4% variasi dalam komitmen organisasi, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menguatkan adanya hubungan yang bermakna antarvariabel. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin kuat budaya organisasi yang dibangun, semakin tinggi pula tingkat komitmen dari anggota organisasi. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi yang positif dan partisipatif perlu menjadi perhatian utama dalam kebijakan pengelolaan sekolah.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Organisasi Sekolah di Kecamatan Pantai Labu Ismanda, Sigit Maulana; Purba, Sukarman
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 1 Februari 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i1.2442

Abstract

Komitmen organisasi di lingkungan sekolah merupakan fondasi penting dalam mendukung kualitas pendidikan dan profesionalisme tenaga pendidik. Salah satu faktor utama yang memengaruhi tingkat komitmen tersebut adalah budaya organisasi yang terbentuk dalam institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap komitmen organisasi di sekolah dasar wilayah Kecamatan Pantai Labu. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif menggunakan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 50 orang guru dan tenaga kependidikan dari tiga sekolah, yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha masing-masing 0,956 untuk budaya organisasi dan 0,944 untuk komitmen organisasi. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap komitmen organisasi, dengan nilai R sebesar 0,824 dan R Square sebesar 0,754. Artinya, budaya organisasi menjelaskan 75,4% variasi dalam komitmen organisasi, sementara sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model. Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menguatkan adanya hubungan yang bermakna antarvariabel. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin kuat budaya organisasi yang dibangun, semakin tinggi pula tingkat komitmen dari anggota organisasi. Oleh karena itu, penguatan budaya organisasi yang positif dan partisipatif perlu menjadi perhatian utama dalam kebijakan pengelolaan sekolah.