Penelitian berikut ini memiliki latar belakang yang beranggapan bahwa image merupakan salah satu unsur penting di dalam persaingan pasar yang berhubungan dengan perusahaan dan juga merek. Shopee sebagai salah satu perusahaan e-commerce di Indonesia menunjuk Prilly Latuconsina yang dianggap cocok dan mampu untuk membantu Shopee dalam menghadapi kompetitor. Penunjukkan Prilly Latuconsina dilakukan dalam rangka membentuk serta menjaga image dari Shopee. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh dan seberapa besar pengaruh dari Prilly Latuconsina sebagai brand ambassador terhadap brand image dari perusahaan e-commerce Shopee. Dalam penelitian ini, Teori Stimulus Organisme Respon (SOR) akan digunakan beserta dengan konsep-konsep mengenai brand ambassador dan juga brand image. Kemudian, metodologi penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metodologi penelitian kuantitatif dengan sifat penelitiannya berupa eksplanatif. Jumlah responden di dalam penelitian ini sebanyak 400 responden yang dikumpulkan melalui teknik pengumpulan sampling berupa cluster random sampling menggunakan kuesioner. Untuk menganalisis data menggunakan uji korelasi dan uji regresi linier sederhana. Adapun hasil penelitian mengungkapkan bahwa brand ambassador (variabel X) memiliki pengaruh terhadap brand image (variabel Y) dengan nilai kontribusinya sebesar 9,5%, di mana sisanya tidak dibahas di dalam penelitian ini. Kemudian, untuk uji korelasi menggambarkan adanya hasil hubungan yang moderat positif yang memiliki nilai koesifien Y = 43,016 + 0,396X.