Penerimaan pajak merupakan sumber utama pendapatan negara yang berperan penting dalam menjaga stabilitas fiskal dan mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan penerimaan tersebut adalah melalui kebijakan tax amnesty atau pengampunan pajak. Namun, efektivitas kebijakan ini masih menjadi perdebatan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian terkait tax amnesty menggunakan pendekatan analisis bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Data diperoleh dari 100 artikel ilmiah terindeks Google Scholar selama periode 2021–2024, selanjutnya artikel sesuai dengan kriteria inklusi didapatkan sebanyak 79 artikel yang relevan dengan topik tax amnesty. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema dominan dalam literatur tax amnesty berpusat pada hubungan antara kebijakan fiskal, kepatuhan wajib pajak, dan penerimaan negara. Terdapat tiga klaster utama yang teridentifikasi, yaitu: (1) kebijakan dan administrasi fiskal, (2) perilaku dan kepatuhan wajib pajak, serta (3) dampak ekonomi dan penerimaan negara. Analisis overlay visualization menunjukkan pergeseran fokus penelitian dari aspek kebijakan menuju perilaku wajib pajak dan efektivitas fiskal. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya pemahaman akademik tentang optimalisasi kebijakan tax amnesty melalui pendekatan integratif antara kepatuhan sukarela, kepercayaan fiskal, dan digitalisasi perpajakan.