Ahmad Darmadji
Jurusan Tarbiyah, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Unisia

Peranan Pendidikan Islam Dalam Membumikan Wawasan Kewirausahaan di Indonesia Ahmad Darmadji
Unisia No. 77: Volume XXXIV Nomor 77 Juli 2012
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unisia.vol34.iss77.art5

Abstract

It has been a long time that education in Indonesia is under the challenge of both, globalization and unemployment. Enterpreuneship therefore is believed to be a solution to create creative, smart and independent generation. This article discusses the concept of enterpreunership in Islamic perspective and its relevance to Islamic education, it is colcluded that Islam in the position that supports for the development of enterpreunership, including the internatization of enterpreunesrship values in education. In the process of integrating of enterpreunership with education, education institutions may adopt a new method that will maintain that Islamic education is always relevant and applicable.Keywords: Islamic education, Entrepreneurship, independence  
Urgensi Ranah Afektif Dalam Evaluasi Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Ahmad Darmadji
Unisia Vol. 33, No. 74, 2011
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/unisia.vol33.iss74.art7

Abstract

Terabaikannya ranah afektif pada evaluasi PAI di PTU disebabkan sejumlah faktor. Pertama, perbedaan persepsi tentang batasan materi yang tidak dapat dievaluasi seperti masalah keimanan. Kedua, perumusan tujuan PAI terlalu ideal dan kurang jelas sehingga sulit diukur. Ketiga, kurangnya kemampuan sebagian besar dosen PAI dalam mengembangkan Instrumen PAI pada ranah afektif. Keempat, tingginya rasio dosen dengan jumlah mahasiswa. Untuk mengatasi persoalan tersebut, diperlukan pendalaman terhadap pemahaman ranah afektif pada PAI. Disamping itu, diperlukan juga pengayaan teknik dan mekanisme pelaksanaan evaluasi PAI dengan memperhatikan mahasiswa sebagai peserta didik dewasa.