Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Scar Hipertrofik dan Keloid: Patofisiologi dan Penatalaksanaan Sinto, Linda
Cermin Dunia Kedokteran Vol 45, No 1 (2018): Dermatologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.248 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v45i1.152

Abstract

Angka terjadinya kelainan fibrotik yang sering muncul pasca-luka terus meningkat, baik luka karena operasi elektif maupun luka yang disebabkan oleh trauma lainnya. Seringkali disertai dengan keluhan lain seperti kontraktur, gatal hingga nyeri, sehingga mengganggu kualitas hidup seseorang baik secara fisik maupun psikologis. Secara umum kelainan fibrotik ini dibedakan atas scar hipertrofik dan keloid. Scar hipertrofik lambat laun dapat terjadi regresi secara sempurna, sedangkan keloid jarang sekali terjadi regresi. Gambaran klinis keduanya seringkali serupa. Oleh karena itu, sangat penting untuk menegakkan diagnosis yang tepat antara kedua jenis kelainan fibrotik ini sebelum mengambil keputusan untuk terapi. Saat ini sudah ada beberapa macam terapi yang ada, tetapi terapi ini pun masih terus berkembang. Melalui artikel ini akan dibahas mengenai perbedaan mendasar antara kedua jenis kelainan fibrotik ini dan pilihan kombinasi terapi yang baik untuk penanganannya.
Hemangioma Pada Anak Sinto, Linda
Cermin Dunia Kedokteran Vol 44, No 6 (2017): Dermatologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.776 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v44i6.767

Abstract

Hemangioma adalah salah satu kelainan vaskular pada anak dengan ciri khas perkembangan sangat cepat, regresi melambat dan jarang berulang. Tiga tahapan utama siklus hemangioma yaitu fase proliferasi (usia 0-1 tahun), fase involusi (usia 1-5 tahun) dan fase akhir involusi (usia>5 tahun). Gambaran klinis sangat bervariasi. Hemangioma tidak selalu harus langsung diterapi karena dapat regresi spontan. Tidak semua terapi dapat digunakan untuk semua jenis hemangioma. Ukuran, lokasi, kedalaman dan tahapan pertumbuhan dari hemangioma harus diperhatikan sebelum keputusan untuk terapi.Hemangiomas are the most common vascular anomalies in infant with unique behavior; grow rapidly, regress slowly and never recur. Three stages of hemangioma: (1) Proliferating (0-1 year of age), (2) Involuting (1-5 years of age), (3) Involuted (>5 years). The presentation of hemangiomas is variable. Hemangioma does not always need treatment since they can regress spontaneously. The size, location, depth, growing stage must be considered in treatment plan.