Sibarani, Marcel Hamonangan Reinhard
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gangguan Muskuloskeletal pada Diabetes Melitus Sibarani, Marcel Hamonangan Reinhard
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 8 (2015): Nutrisi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.519 KB) | DOI: 10.55175/cdk.v42i8.979

Abstract

Gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu komplikasi yang mulai sering ditemukan baik pada DM tipe 1 maupun pada DM tipe 2. Patogenesisnya belum sepenuhnya dimengerti, namun sering dikaitkan dengan peningkatan pembentukan advanced glycosylation end products (AGEs). Pengenalan dini dan penanganan yang baik sebaiknya dilakukan agar menghindari gangguan lebih lanjut yang mempengaruhi kualitas hidup pasien. Gejala umumnya adalah nyeri sendi atau otot, pembengkakan, dan berkurangnya pergerakan atau range of motion (ROM). Diagnosis pasti gangguan muskuloskeletal pada pasien DM memerlukan pertimbangan riwayat pasien, temuan klinis, hingga pemeriksaan penunjang. Saat ini belum ada penatalaksanaan baku, sebagian besar menganjurkan kontrol kadar gula secara optimal .Musculoskeletal disorders are one of the frequently found complications in type 1 and type 2 diabetes. The pathogenesis is not fully understood, but often associated with increased formation of advanced glycosylation end products (AGEs). Early recognition and detection can prevent further complications affecting quality of life. Symptoms are generally pain in joints or muscle, swelling, and limited range of movement (ROM). Diagnosis requires patient’s history, clinical findings, and further workups. There is not a treatment guideline for musculoskeletal disorders in DM patients, but it is important to achieve and maintain optimal glycemic control.