Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SELEKSI ISOLAT BAKTERI DAN OPTIMASI KONSENTRASI AWAL SUBSTRAT GLISEROL DALAM FERMENTASI ETANOL Ainy, Erny Qurotul
Prosiding Seminar Biologi Vol 9, No 1 (2012): Seminar Nasional IX Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.175 KB)

Abstract

ABSTRAK   Tingginya jumlah gliserol sebagai produk dari berbagai industri mensyaratkan adanya upaya pengolahan gliserol menjadi produk lain yang bernilai ekonomis. Pada penelitian ini dilakukan seleksi kemampuan beberapa isolat bakteri dalam mengkonversi gliserol menjadi etanol.Isolat yang diuji berupa isolat  bakteri dari rumen sapi dan isolat dari koleksi kultur Laboratorium Mikrobiologi SITH ITB yaitu, Enterobacter aerogenes, Bacillus licheniformis, B. subtilis, B. circulans, dan B. cereus. Hasil penapisan menunjukkan terbentuknya etanol pada medium basal yang mengandung 0,5% (b/v) gliserol yang diinokulasi dengan E. aerogenes, B. licheniformis, dan B. subtilis, sedangkanisolat dari isi rumen sapi menunjukkan hasil yang negatif. Pada kondisi anaerob E. aerogenes menghasilkan kadar etanol tertinggi sebesar 0,033 g/L dengan laju pembentukan etanol rata-rata sebesar 0,006 g/L/hari dan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 0,0741/hari. Selanjutnya, kadar etanol tertinggi sebesar 0,036 g/L dicapai pada variasi kadar awal gliserol 1% (b/v) dengan laju pembentukan etanol rata-rata sebesar 0,008 g/L/hari dan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 0,111/hari. Pada kondisi optimum (berdasarkan hasil-hasil percobaan sebelumnya) diperoleh etanol dengan kadar tertinggi  0,04 g/L yang setelah dikonfirmasi dengan analisis GC kadar etanol adalah sebesar 0,791 g/L.   Kata Kunci: konversi, gliserol, etanol
SELEKSI ISOLAT BAKTERI DAN OPTIMASI KONSENTRASI AWAL SUBSTRAT GLISEROL DALAM FERMENTASI ETANOL Erny Qurotul Ainy
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 9, No 1 (2012): Prosiding Seminar Nasional IX Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK   Tingginya jumlah gliserol sebagai produk dari berbagai industri mensyaratkan adanya upaya pengolahan gliserol menjadi produk lain yang bernilai ekonomis. Pada penelitian ini dilakukan seleksi kemampuan beberapa isolat bakteri dalam mengkonversi gliserol menjadi etanol.Isolat yang diuji berupa isolat  bakteri dari rumen sapi dan isolat dari koleksi kultur Laboratorium Mikrobiologi SITH ITB yaitu, Enterobacter aerogenes, Bacillus licheniformis, B. subtilis, B. circulans, dan B. cereus. Hasil penapisan menunjukkan terbentuknya etanol pada medium basal yang mengandung 0,5% (b/v) gliserol yang diinokulasi dengan E. aerogenes, B. licheniformis, dan B. subtilis, sedangkanisolat dari isi rumen sapi menunjukkan hasil yang negatif. Pada kondisi anaerob E. aerogenes menghasilkan kadar etanol tertinggi sebesar 0,033 g/L dengan laju pembentukan etanol rata-rata sebesar 0,006 g/L/hari dan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 0,0741/hari. Selanjutnya, kadar etanol tertinggi sebesar 0,036 g/L dicapai pada variasi kadar awal gliserol 1% (b/v) dengan laju pembentukan etanol rata-rata sebesar 0,008 g/L/hari dan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 0,111/hari. Pada kondisi optimum (berdasarkan hasil-hasil percobaan sebelumnya) diperoleh etanol dengan kadar tertinggi  0,04 g/L yang setelah dikonfirmasi dengan analisis GC kadar etanol adalah sebesar 0,791 g/L.   Kata Kunci: konversi, gliserol, etanol
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Pisang Awak (Musa paradisiaca cv. Awak) terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella flexneri ATCC 12022 secara In Vitro: Aktivitas Antibakteri Ekstrak Pisang Awak (Musa paradisiaca cv. Awak) terhadap Pertumbuhan Shigella flexneri ATCC 12022 secara In Vitro Risza Lailiana Makrifah; Erny Qurotul Ainy
Bioveritas Journal of Biology Vol. 1 No. 01 (2022)
Publisher : Departmet of Biology, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/bioveritas.v1i01.4151

Abstract

Shigellosis is an infectious disease that is mainly caused by Shigella flexneri. Antibiotics resistance became the reason to develop an alternative of plant-based antibacterial, one of them is made from pisang awak. The utilization of pisang awak is still rare, it makes the economical value of Pisang awak is low. Several studies have revealed that several varieties of bananas contain antibacterial bioactive compounds in form of saponins, tannins, and alkaloids. This research aimed to determine the antibacterial potential of ethanol extract of various parts of pisang awak organs against the growth of S. flexeneri, as well as knowing the value of Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Killing Concentration (MKC). Antibacterial activity test were performed using disc diffusion (Kirby Bauer) and dilution method with various concentrations at 2.5%, 5%, 7.5%, 10%, 12.5%, 15%, and 17.5% (b/v). the result showed that the stem and leaves extract of Pisang Awak had an antibacterial activity which was indicated by the diameter of the inhibitory level of 20.98 mm dan 20.91 mm respectively. The MIC value of the stem and leaves was 2.5% (b/v), while the MIC value of the two extracts was not obtained.