Azis, Muhammad Taufik
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Niat Mahasiswa dalam Mengadopsi Cloud Accounting di Era Digital: Analisis dengan Model UTAUT Azis, Muhammad Taufik; Hadiwibowo, Imam
Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia Vol. 9 No. 3 (2025): REVIU AKUNTANSI DAN BISNIS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/rabin.v9i3.28184

Abstract

Latar Belakang: Adopsi teknologi cloud accounting menjadi isu strategis dalam era digitalisasi pendidikan tinggi, khususnya di kalangan mahasiswa akuntansi. Meskipun teknologi ini menawarkan berbagai kemudahan, adopsinya belum merata, sehingga perlu dianalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat perilaku mahasiswa dalam menggunakannya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Performance Expectancy, Effort Expectancy, Regulatory Support, dan Security terhadap Behavioral Intention mahasiswa dalam mengadopsi cloud accounting, serta menguji peran moderasi Digital Literacy.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang dimodifikasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dari 290 mahasiswa akuntansi aktif di wilayah Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Indramayu, kemudian dianalisis menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM).Hasil Penelitian: Hasil menunjukkan bahwa Effort Expectancy dan Security berpengaruh positif signifikan terhadap niat perilaku mahasiswa. Sebaliknya, Performance Expectancy berpengaruh negatif signifikan, sedangkan Regulatory Support tidak berpengaruh signifikan. Digital Literacy memoderasi secara selektif: memperkuat pengaruh Security namun memperlemah pengaruh Effort Expectancy terhadap niat perilaku. Tidak terdapat efek moderasi pada hubungan Performance Expectancy dan Regulatory Support.Keaslian/Kebaruan Penelitian: Penelitian ini pengembangan teori UTAUT dalam konteks pendidikan tinggi dengan memasukkan Digital Literacy sebagai variabel moderator. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pengembang teknologi, institusi pendidikan, dan regulator dalam mendorong adopsi cloud accounting secara lebih efektif di kalangan mahasiswa.
Analisa Kinerja Perbankan Syariah Indonesia Ditinjau Dari Maqasyid Syariah Mohammad Taufik Azis
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 10 No. 1 (2018)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v10i1.2808

Abstract

AbstrakKinerja perbankan syariah tidak hanya terdiri dari aspek keuangan , tetapi juga dilihat dari aspek syariah atau muqasyid syariah. Sehingga pengukuran kinerja bank syariah dari aspek syariah merupakan sesuatu yang penting dan diperlukan dalam mengukur kinerja perbankan syariah. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisa kinerja perbankan syariah di Indonesia dilihat dari aspek muqosyd syariah dengan menggunakan Index Muqasyid Syariah ( IMS ). Objek penelitan  yang di gunakan adalah 11 bank dari 12 bank syariah di Indonesia. Data yang digunakan berdasarkan laporan tahunan kesebelas bank tersebut dari periode 2011 – 2015.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengukuran kinerja keuangan dapat dilakukan dengan pendekatan model IMS. Hasil penelitan ini menunjukan bahwa Bank Panin Syariah berada di tingkat pertama dan Bank Mega Syariah berada di tingkat kesebelas dalam model Index Muqasyid Syariah.Kata kunci : Perbankan Syariah, Muqasyid Syariah AbstractSharia banking performance not only consists of financial aspects, but also seen from the aspect of sharia or muqasyid sharia. So that the measurement of Islamic banking performance from the aspect of sharia is something that is important and necessary in measuring the performance of sharia banking.This research aims to analyze the performance of Islamic banking in Indonesia viewed from the aspect of muqosyd syariah using Index Muqasyid Syariah (IMS). The research object used is 11 banks from 12 sharia banks in Indonesia. The data used is based on the eleventh annual bank report from the period 2011 - 2015.The results of this study indicate that the measurement of financial performance can be done with the IMS model approach. The results of this research show that Bank Panin Syariah is at the first level and Bank Mega Syariah is at the eleventh level in Index Muqasyid Syariah model. Keywords: Sharia Banking, Muqasyid Syariah