Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAPI POTONG (STUDI KASUS CV MITRA TANI FARM) Shally Alpriany Aisyah; Bunasor Sanim; Agus Maulana
Jurnal Manajemen & Agribisnis Vol. 10 No. 2 (2013): Vol. 10 No. 2, Juli 2013
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.798 KB) | DOI: 10.17358/jma.10.2.109-116

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study were to 1) analyze the internal and external environmental conditions of CV Mitra Tani Farm, 2) identify and define strategies that affect the cattle breeding business development at CV Mitra Tani Farm, and 3) set the strategic priorities in the development of cattle breeding business in CV Mitra Tani Farm. Analysis strategies model (David, 2009) used were the analysis of the internal and external environment, strategy formulation and strategic priorities. At the stage of strategy formulation, SWOT 4 Quadrants were used. The results showed that the difference between the weighted scores of opportunities and threats as well as strengths and weaknesses is located in first quadrant of the SWOT 4 quadrant matrix. The first quadrant (growth quadrant) has eight strategies, but only three can be applied appropriately. The results of the value of interest using quantitative strategic planning matrix strategy used is the market expansion strategy, then the strategy of product development, and concentric diversification strategy. Therefore, in carrying out market expansion strategy, CV Mitra Tani Farm needs to do breakthrough campaign. In product development strategy, preferably CV Mitra Tani Farm makes processed beef products which are unique and still rare in the market today.Keywords: strategy, business beef cattle, CV Mitra Tani Farm, SWOT 4K, QSPMABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu 1) menganalisis kondisi lingkungan internal dan eksternal CV Mitra Tani Farm, 2) mengidentifikasi dan menetapkan strategi yang memengaruhi dalam pengembangan bisnis sapi potong di CV Mitra Tani Farm, dan 3) menetapkan prioritas strategi dalam pengembangan usaha peternakan sapi potong di CV Mitra Tani Farm. Model analisis strategi (David, 2009) yang digunakan yaitu analisis lingkungan internal dan eksternal, perumusan strategi dan prioritas strategi. Pada tahap perumusan strategi digunakan SWOT 4 Kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih skor terbobot antara peluang dan ancaman serta kekuatan dan kelemahan, diketahui CV Mitra Tani Farm berada pada kuadran satu matriks SWOT 4 Kuadran. Kuadran pertama (kuadran pertumbuhan) memiliki delapan strategi, namun hanya tiga yang dapat diterapkan secara tepat. Hasil nilai ketertarikan menggunakan quantitatif strategic planning matrix strategi yang digunakan yaitu strategi perluasan pasar, kemudian strategi pengembangan produk, strategi diversifikasi konsentrik. Oleh karena itu, dalam menjalankan strategi perluasan pasar, CV Mitra Tani FarmĀ  perlu melakukan trobosan promosi. Dalam strategi pengembangan produk, sebaiknya CV Mitra Tani FarmĀ  membuat produk olahan daging sapi yang unik dan masih jarang di pasar saat ini. Kata kunci: strategi, usaha sapi potong, CV Mitra Tani Farm, SWOT 4K, QSPM
Pengaruh Penguasaan Kompetensi Teknis Terhadap Kinerja Pegawai Yang Dimoderasi Oleh Kompetensi SMART ASN Pada Jabatan Pelaksana Penyusun Bahan Publikasi Dan Kehumasan Febrina, Rina; Aisyah, Shally Alpriany
Jurnal Ilmiah Sumber Daya Manusia Vol 5 No 1 (2021): JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JJSDM.v5i1.13141

Abstract

Gagasan SMART ASN merupakan langkah menghadapi era revolusi industri 4.0 mengharuskan ASN beradaptasi terhadap transformasi teknologi agar pelayanan publik lebih efektif, efisien, ditunjang dengan kinerja pegawai secara keseluruhan. Hal tersebut berkaitan dengan penguasaan kompetensi teknis yang didukung dengan penguasaan kompetensi penunjang SMART ASN. Jabatan penyusun bahan publikasi dan kehumasan merupakan jabatan yang diperlukan di setiap unit instansi untuk kelancaran informasi. Penelitian ini mengujikan pengaruh penguasaan kompetensi teknis dan kompetensi penunjang SMART ASN serta moderasi SMART ASN terhadap kinerja pegawai penyusun bahan publikasi kehumasan di Kementerian Perhubungan. Hasil analisis menunjukkan penguasaan kompetensi teknis memiliki pengaruh positif terhadap kinerja pegawai, sementara penguasaan kompetensi penunjang SMART ASN berperan sebagai pure moderator yang memperkuat pengaruh penguasaan kompetensi teknis oleh pegawai terhadap kinerjanya. Analisis instrumen menunjukkan bahwa pegawai masih mengalami kesulitan jika ranah kehumasan menjangkau hubungan luar lebih luas seperti media dan redaksi. Pegawai dengan penempatan kantor pusat dan area ibukota provinsi lebih fasih dalam menguasai teknologi sosial media dan kemajuan informasi. Motivasi pegawai untuk melakukan pekerjaan lebih kolaboratif, up to date, dan kreatif masih perlu ditingkatkan.