George I. Ken. Akaninwor
Rivers State University of Science and Technology, Port Harcourt

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PHILOSOPHY, CULTURE, RELIGION AND TECHNOLOGICAL DEVELOPMENT IN AFRICA Akaninwor, George I. Ken.
MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR) Vol. 23 No. 2 (2007)
Publisher : Faculty of Philosophy, Parahyangan Catholic University, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.523 KB) | DOI: 10.26593/mel.v23i2.978.171-181

Abstract

Artikel ini meneliti pengaruh filsafat, kebudayaan dan agama terhadap pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia di bidang teknik. Filsafat telah berperan penting dalam mengembangkan gagasan, teori, sistem, dsb. dalam rangka memecahkan masalah di bidang pelatihan teknik. Dari pengamatan di dapatkan bahwa unsur-unsur kebudayaan tertentu memang menjadi beban bagi pengembangan tenaga teknis itu. Beberapa contoh adalah pelarangan perempuan untuk terlibat dalam program-program ilmiah dan teknologi; diskriminasi etnik dan religius. Di sisi lain agama-agama telah memberi kontribusi yang sangat berarti dalam pendirian lembagalembaga pelatihan.
PHILOSOPHY, CULTURE, RELIGION AND TECHNOLOGICAL DEVELOPMENT IN AFRICA Akaninwor, George I. Ken.
MELINTAS An International Journal of Philosophy and Religion (MIJPR) Vol. 23 No. 2 (2007)
Publisher : Faculty of Philosophy, Parahyangan Catholic University, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/mel.v23i2.978.171-181

Abstract

Artikel ini meneliti pengaruh filsafat, kebudayaan dan agama terhadap pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia di bidang teknik. Filsafat telah berperan penting dalam mengembangkan gagasan, teori, sistem, dsb. dalam rangka memecahkan masalah di bidang pelatihan teknik. Dari pengamatan di dapatkan bahwa unsur-unsur kebudayaan tertentu memang menjadi beban bagi pengembangan tenaga teknis itu. Beberapa contoh adalah pelarangan perempuan untuk terlibat dalam program-program ilmiah dan teknologi; diskriminasi etnik dan religius. Di sisi lain agama-agama telah memberi kontribusi yang sangat berarti dalam pendirian lembagalembaga pelatihan.