Nur, Ayip Syarifudin
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan keluarga tentang Tuberkulosis paru melalui inovasi Kotak Obat Penyuluhan (Kobar Saluyu) Nur, Ayip Syarifudin; Hardianti, Suci
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jnpe.v5i2.1620

Abstract

Latar Belakang: Penularan tuberkulosis paru masih menjadi tantangan kesehatan global, sehingga diperlukan peran aktif masyarakat dalam pencegahannya. Inovasi Kotak Obat Penyuluhan (Kobar Saluyu) dikembangkan untuk mendorong partisipasi keluarga dalam mencegah penularan TB Paru. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Kobar Saluyu terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Cipageran.Metode: Desain penelitian Quasi Eksperimen dengan pendekatan pre and post test one group design. Populasi adalah seluruh anggota keluarga pasien Tuberkulosis Paru yang dipilih menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis bivariat dengan Uji Wilcoxon.Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 59,67 (SD = 12,1) pada pre test menjadi 79,33 (SD = 8,68) pada post test. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, dengan nilai p-value 0,000.Kesimpulan: Inovasi Kobar Saluyu efektif meningkatkan pengetahuan keluarga tentang Tuberkulosis Paru. Keluarga berperan penting dalam mendukung pengobatan, dan Puskesmas disarankan menjadwalkan kunjungan rumah secara rutin.
Pendidikan kesehatan meningkatkan pengetahuan tentang pelecehan seksual secara verbal (catcalling) Nur, Ayip Syarifudin; Rohim, Abdal; Rahayu, Ayu Sri
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/5874ng75

Abstract

Latar Belakang: Catcalling sering dialami remaja perempuan dan menjadi masalah serius di Indonesia, sebesar 59,2% masyarakat pernah mengalami pelecehan seksual. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang pelecehan seksual secara verbal (Catcalling).Metode: Pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Populasi berjumlah 300 siswa, dengan sampel 75 siswa menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan perhitungan Slovin. Pendidikan kesehatan melalui ceramah menggunakan media leaflet dan powerpoint. Instrumen penelitian berupa kuesioner, analisis dengan uji Wilcoxon.Hasil: Sebelum pendidikan kesehatan responden berpengetahuan cukup (60,0%) dan setelah pendidikan kesehatan berpengetahuan baik (85,3%). Hasil uji bivariat menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,000 (< 0,05).Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang pelecehan seksual verbal (Catcalling). Sekolah dapat merumuskan dan menerapkan kebijakan anti pelecehan seksual yang komprehensif, termasuk mekanisme pelaporan dan perlindungan korban.