Syahrizal Akbar
Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program PASCASARJANA UNS

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Tindak Tutur pada Wawancara Putra Nababan dan Presiden Portugal (Kajian Pragmatik) Akbar, Syahrizal
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.236 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i1.792

Abstract

Penelitian mini ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud tindak tutur berupa lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam wawancara wartawan RCTI, Putra Nababan dengan Presiden Portugal, Antonio Cavaco Silva. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian mini ini adalah metode deskriptifkualitatif. Adapun sumber data diperoleh dari kutipan wawancara antara wartawan RCTI, Putra Nababan dengan Presiden Portugal, Antonio Cavaco Silva. Dalam pengumpulan data, penenliti menggunakan teknik simak, rekam dan catat. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa dalam wawancara wawancara antara wartawan RCTI, Putra Nababan dengan Presiden Portugal, Antonio Cavaco Silva terdapat tindak ilokusi dengan jenis asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklarasi.Kata kunci: lokusi, ilokusi, perlokusi, kajian pragmatik
Analisis Tindak Tutur pada Wawancara Putra Nababan dan Presiden Portugal (Kajian Pragmatik) Akbar, Syahrizal
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1 No 1 (2018): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v1i1.792

Abstract

This mini research aims to describe the form of speech acts in the locution, ilocution, and perlocution that exist in interviews RCTI journalist, Putra Nababan with the President of Purtugal, Antonio Covaco Silva.The research method in this research is descriptive qualitaive method. Sources of data from interviews RCTI journalist, Putra Nababan with President of Portugal, Antonio Covaco Silva. In categorizing the data, the researcher uses the techniques of referring, recording, and noting. Based on data analysis, it was concluded that interview between RCTI journalist, Putra Nababan and President of Portugal, Antonio Covaco Silva has an act of ilocution with assertive, directive, commisive, expressive, and declaration type.Keywords: locution, ilocution, perlocution, pragmatic study
Pembelajaran Sastra Berbasis Kearifan Lokal pada Siswa Kelas VIII-1 SMP YP. Pangeran Antasari Medan Bakara, Pestaria; Tambunan, Laura Yohanna; Panggabean, Putri Yola Yolanda; Cibro, Lenny; Sinaga, Relika; Akbar, Syahrizal
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2 No 2 (2019): SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/sbs.v2i2.1599

Abstract

The purpose of this study was to find out the effective steps in literary learning based on local wisdom and to find out the process of literary learning based on local wisdom in class VIII-1 of SMP YP. Pangeran Antasari Medan Academic Year 2018/2019. The approach used in this study is a qualitative approach. The results of this study only describe or construct in-depth interviews with the subject of research so that it can provide a clear picture of the understanding of local wisdom-based literary learning in class VIII-1 of SMP YP. Pangeran Antasari Medan. This study does not use populations and samples, but uses research subjects. In this study, the data sources were obtained from the determined research sites, namely in class VIII-1 of SMP YP. Antasari Medan. The collection technique in this study consisted of three ways, namely Observation, Interview or interview, and Questionnaire. The results of the study indicate that the learning process and short story learning steps are based on local wisdom in class VIII-1 of SMP YP. Pangeran Antasari Medan is good.Keywords: literary learning; short stories; and local wisdom.
WUJUD TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PERCAKAPAN WHATSAAP GRUP MAHASISWA ANGKATAN AKADEMIK 2018-2019 DI UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Akbar, Syahrizal
CULTURAL EDUCATION JOURNAL OF LITERATURE AND CULTURE Vol 10 No 2 (2023): Jurnal EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak tutur direktif pada percakapan Whatsapp grup mahasiswa/i akademik 2018-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, hasil wawancara dengan mahasiswa/i UNPRI Medan dan dianalisis dengan mereduksi, menyajikan, menyimpulkan data. Pokok bahasan yang digunakan dalam tuturan ini adalah tindak tutur direktif. Dari hasil pemerolehan data terdapat bentuk tindak tutur direktif pada percakapan Whatsapp grup mahasiswa/i akademik 2018-2019 sebanyak 33 tuturan dan hanya terdapat 18 tuturan yang berupa permohonan, perintah, menjawab, meminta, mengizinkan, menyuruh, bertanya, ucapan selamat, imbauan dan larangan.
WUJUD TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PERCAKAPAN WHATSAAP GRUP MAHASISWA ANGKATAN AKADEMIK 2018-2019 DI UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Akbar, Syahrizal; Syahputri, Hardiyanti; Napitupulu, Maria Tania; Sihombing, Sabriani Lampita
CULTURAL EDUCATION JOURNAL OF LITERATURE AND CULTURE Vol 8 No 1 (2021): JURNAL EDUKASI KULTURA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/edukasi kultura.v8i1.18707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tindak tutur direktif pada percakapan Whatsapp grup mahasiswa/i akademik 2018-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, hasil wawancara dengan mahasiswa/i UNPRI Medan dan dianalisis dengan mereduksi, menyajikan, menyimpulkan data. Pokok bahasan yang digunakan dalam tuturan ini adalahtindak tutur direktif. Dari hasil pemerolehan data terdapat bentuk tindak tutur direktif pada percakapan Whatsapp grup mahasiswa/i akademik 2018-2019 sebanyak 33 tuturan dan hanya terdapat 18 tuturan yang berupa permohonan, perintah, menjawab, meminta, mengizinkan, menyuruh, bertanya, ucapan selamat, imbauan dan larangan.