Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN WAKTU LEPASNYA TALI PUSAT Findy Hindratni
Menara Ilmu Vol 12, No 2 (2018): Vol. XII No. 2 Januari 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i2.512

Abstract

Kemampuan hidup sehat dimulai sejak bayi karena pada masa ini terjadi pertumbuhan danperkembangan yang menentukan kualitas otak pada masa dewasa. Supaya terciptanya bayiyang sehat maka dalam perawatan tali pusat pada bayi baru lahir di lakukan dengan benarbenarsesuai dengan prosedur kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpengetahan ibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan waktu lepasnya tali pusat. Metodeyang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan prospektif. Populasi dalampenelitian ini adalah ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Sipayung. Hasil penelitian diperolehpengetahuan ibu nifas tentang perawatan tali pusat mayoritas berpengetahuan baik yaituberjumlah 54 orang (63,5%), dan minoritas berpengetahuan kurang yaitu 31 orang (36,5%),waktu lepasnya tali pusat yang lebih dari 8 hari berjumlah 49 orang (57,6%), dan yang kurangdari 8 hari yaitu sebanyak 36 orang (42,4%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p < 0,05 (p =0,023) maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang sangat bermakna antara pengetahuanibu nifas tentang perawatan tali pusat dengan waktu lepasnya tali pusat.Kata Kunci : Ibu Nifas, Pengetahuan, Perawatan Tali Pusat, Waktu Lepas Tali Pusat
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL MELALUI PEMANFAATAN PANGAN LOKAL SAGU MOCHI ROSELLA (GUCHIRO) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA Findy Hindratni
PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health Vol 5 No 1 (2026): PITIMAS: Journal of Community Engagement in Health
Publisher : Poltekkes Kemenkes Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia during pregnancy is a fundamental public health issue due to its high risk to maternal and fetal safety. Interventions using Iron-Folic Acid tablets are often hindered by low compliance caused by side effects. This community engagement program aimed to improve the knowledge and practical skills of pregnant women and health cadres in utilizing local food resources from Riau—specifically the combination of sago and roselle calyx, which are rich in iron and vitamin C—into a healthy food product called "Guchiro" (Sago Roselle Mochi) as an alternative non-pharmacological anemia prevention strategy. The activities were carried out through interactive education, product-making demonstrations, hands-on workshops, and group mentoring. The evaluation results showed an increase in partners' understanding of local food-based nutritional interventions and the acquisition of practical skills among cadres to produce hygienic, highly nutritious supplementary food. This program is recommended for continuous implementation through integration with local health posts and community-based enterprises.