Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika Melalui Pendekatan Problem Posing Pada Siswa Kelas VIII MTS Ponpes Alkhairaat Paguat Tahun Pelajaran 2018/2019 Tahir, Haira
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 8, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.8.1.449-460.2022

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan problem posing dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII MTs Ponpes Alkhairaat Paguat. Hasil penelitian ini adalah (1) Pembelajaran matematika melalui pendekatan problem posing dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas VIII MTs Ponpes Alkhairaat Paguat: peneliti menginformasikan tujuan dan motivasi, peneliti menginformasikan topik pembelajaran, siswa diberi contoh membuat soal, siswa berkelompok menurut kemampuan siswa di dalam kelas, siswa berdiskusi untuk membuat soal dan penyelesaiannya sesuai situasi yang ada dalam student worksheet dengan pengawasan, siswa mempresentasikan hasil diskusi, siswa menyimpulkan materi yang dipelajari, siswa mengerjakan kuis yang diberikan secara mandiri, dan memberikan penghargaan kepada kelompok sesuai predikat masing-masing.(2) Rata-rata persentase indikator pemahaman konsep matematika berdasarkan analisis hasil tes siklus 1 dan tes siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 13,22% yaitu pada siklus 1 sebesar 70,40% dan meningkat menjadi 83,62% pada siklus 2 dan termasuk kategori tinggi. (3) Rata-rata persentase indikator pemahaman konsep matematika kelompok berdasarkan hasil analisis student worksheet mengalami peningkatan sebesar 3,34% dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu dari 78,63% menjadi 81,97% dan termasuk dalam kategori tinggi. (4) Persentase ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 22% yaitu pada siklus 1 sebesar 42% dan meningkat menjadi 64% pada siklus 2.