This Author published in this journals
All Journal LOKABASA
Amanda, Rahayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konflik Batin Tokoh Utama dalam Roman Dedeh Karya Jus Rusamsi: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Amanda, Rahayu; Suherman, Agus
LOKABASA Vol 15, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jlb.v15i2.92467

Abstract

Konflik batin yang sering terjadi dalam kehidupan nyata, juga terekam dalam karya sastra, salah satunya dalam roman Dedeh Karya Jus Rusamsi. Kajian ini bertujuan untuk mengungkap konflik batin tokoh utama dalam roman tersebut dengan pendekatan psikologi humanistik Abraham Maslow. Dengan pendekatan kualitatif, kajian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan teknik studi pustaka. Instrumen yang digunakan yaitu kartu data digital. Hasilnya menunjukkan bahwa konflik batin yang dialami tokoh Dedeh meliputi beberapa hal, yaitu kebutuhan fisiologis, rasa aman, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri. Konflik batin yang dialami Dedeh tidak berdiri sendiri, tetapi saling berkaitan antara satu kebutuhan dengan kebutuhan lainnya. Kebutuhan terhadap rasa cinta merupakan faktor yang paling dominan yang mengakibatkan Dedeh mengalami konflik batin yang berkepanjangan.Inner conflicts that frequently occur in real life are also reflected in literary works, one of which is the novel Dedeh by Jus Rusamsi. This study aims to reveal the inner conflict of the main character in the novel using Abraham Maslow’s humanistic psychology approach. Employing a qualitative method, this study adopts a descriptive-analytic design with a library research technique. The instrument used was a digital data card. The findings indicate that the inner conflicts experienced by Dedeh involve several aspects, namely physiological needs, safety needs, love and belonging, esteem, and self-actualization. Dedeh’s inner conflicts do not stand alone but are interrelated between one need and another. The need for love emerges as the most dominant factor that causes Dedeh to experience prolonged emotional turmoil.